Setubuhi Anak Dibawah Umur Hingga Hamil, Kakek di Pidie Jaya Terancam Dicambuk

Meureudu | AcehJurnal.com – Seorang pria berinisial MY (65), warga Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya terpaksa meringkuk di sel tahanan Polres Pidie Jaya. Pria yang berprofesi sebagai petani ini diduga telah menyutubuhi seorang gadis, sabut saja Bunga (bukan nama sebenarnya), yang tak lain adalah tetangganya sendiri.
Kapolres Pidie Jaya AKBP Musbagh Ni’am melalui Kasatreskrim Iptu Dedy Miswar mengatakan, pelaku sudah ditangkap berdasarkan laporan orangtua korban.
“Iya, pelaku telah kita amankan atas laporan orangtua korban pada 04 September 2021,” kata Iptu Dedy Miswar kepada AcehJurnal.com, Senin (6/9/2021).

Baca : Miris, Anak Dibawah Umur Diperkosa Hingga Hamil 7 Bulan di Aceh Utara

Iptu Dedy Miswar menjelaskan, peristiwa persetubuhan itu terjadi pada Maret 2021 lalu. Kronologisnya, korban yang diketahui memiliki keterbelakangan mental ini awalnya datang ke rumah pelaku untuk berjumpa dengan anaknya. Setiba disana, istri dan anak pelaku kemudian pamit pergi ke kebun sehingga korban hanya tinggal bersama pelaku. Melihat korban tinggal sendirian di rumah, pelaku lantas mengajak korban untuk berhubungan badan.
Advertisement

Sekira bulan Agustus 2021 lalu, korban sering mengeluh sakit perut kepada ibunya. Bahkan, perut korban juga diketahui semakin membesar. Karena curiga, korban akhirnya dibawa oleh orangtuanya untuk menjalani pemeriksaan di klinik Sehat Harapan Ibu di Gampong Geulumpang Payong, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya.

Baca : Miris! Bocah 5 Tahun Jadi Korban Pelecehan Seksual di Aceh Besar

“Dari hasil pemeriksaan oleh bidan, korban dinyatakan hamil enam bulan,” kata Iptu Dedy Miswar.
Saat ditanyai petugas, korban yang masih berusia 15 tahun dengan nada polos mengaku jika dirinya telah dihamili oleh pelaku di rumahnya. Mendengar penuturan anaknya, orangtua korban kemudian langsung mendatangi Polres Pidie Jaya untuk  membuat Laporan pengaduan guna pengusutan lebih lanjut.
“Saat ini, pelaku telah kita amankan untuk penyelidikan lebih lanjut. Pelaku dijerat Pasal 46 Jo Pasal 48 Jo Pasal 50 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang hukum jinayat dengan ancaman 12 tahun penjara,” pungkasnya. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT