Miris! Bocah 5 Tahun Jadi Korban Pelecehan Seksual di Aceh Besar

Banda Aceh | AcehJurnal.com – Kasus pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur kembali menodai Aceh. Kali ini, kasus ini terjadi di salah satu gampong di Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar.
Korbannya sebut saja Bunga (bukan nama sebenarnya). Gadis berusia 5 tahun telah dinodai oleh pelaku berinsial MF (14) yang tak lain adalah tetangganya sendiri.
Akibat perbuatannya itu, MF terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian. MF dibekuk tim Satreskrim Polresta Banda Aceh pada Rabu (7/7/2021) lalu.
Hal ini berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP.B/263/VI/2021/SPKT/Polresta Banda Aceh/Polda Aceh, Tanggal 22 Juni 2021
“Pelaku kita amankan berdasarkan hasil laporan orangtua korban,” kata Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto melalui Kasatreskrim AKP M Ryan Citra Yudha pada Jumat (9/7/2021).
AKP M. Ryan menjelaskan, kasus pelecehan seksual ini terjadi pada Senin (21/6/2021) malam. Aksi kejahatan ini terjaei di belakang rumah pelaku.
AKP Ryan mengatakan, kasus pelecehan seksual seperti yang ditangani saat ini bukanlah terbaru ditahun 2021. Namun, kasus yang dilakukan oleh pelajar jarang terjadi terkecuali pelakunya usia dewasa.
Advertisement

Kronologisnya, MF berpura-pura mengajak adik kandung korban bermain-bermain di belakang rumahnya.
Pelaku mengajak adik kandung korban dengan cara menggendongnya ke halaman belakang. Sementara itu, korban juga ikut bersama pelaku menyusuri halaman belakang rumah.
“Setelah menurunkan adik korban, pelaku memangku korban Mawar seraya melakukan perbuatan pelecehan seksual. Perbuatan ini sudah dua kali dilakukan oleh MF terhadap korban,” tambahnya.
Saat sedang melakukan pelecehan seksual, perbuatannya dilihat oleh warga. Sehingga langsung dilaporkan kepada orangtua korban. Kedua orangnya lantas menanyakan perihal kejadian terhadap korban. Dengan wajah lugu, korban akhirnya langsung membeberkan perbuatan pelaku.
“Pelaku sekarang sudah kami titipkan di Lembaga Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial (LPKS) Dinas Sosial Aceh guna dilakukan pembinaan,” ujar AKP M Ryan.
Atas perbuatannya, MF dijerat pasal 50 Jo pasal 47 Qanun Aceh No. 6 tahun 2014 tentang Hukum Jinayat Jo UU RI No. 11 tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT