Ricuh, Massa Desak Kibarkan Bulan Bintang di Meuligoe Wali Nanggroe

Mesir dan Kesadaran Literasi

Oleh: Syah Reza* Setelah beberapa hari lalu disibukkan aktivitas dokumentasi di kantor, baru sore ini ada waktu luang untuk ngopi. Kopi memang menjadi teman yang...

Terapkan Protokoler Kesehatan, Pemerintah Aceh Bagikan 150 Ribu Masker ke 118 Dayah

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Dinas Pendidikan Dayah Aceh mendistribusikan sebanyak 150 ribu lembar masker ke 118 Dayah di Aceh. Pembagian ini sebagai wujud...

DPR Aceh Resmi Laporkan Proyek Multiyear ke KP

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) resmi melaporkan pengadaan paket tahun jamak (multiyear) Aceh tahun anggaran 2020-2022. Paket sebesar Rp 2,4...

Belajar dari Fenomena Karoshi; Apa yang Kita Cari dari Kehidupan?

Oleh: Ihsan Sulis* Di negara Jepang ada sebuah fenomena yang dikenal dengan nama Karoshi, yaitu fenomena kematian karena over-work (kelelahan bekerja), beberapa orang di negara...

UMKM Terdampak Pandemi, Erick Thohir Carikan Jalan Keluar

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM Sebagian besar UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah) terdampak pandemi Covid-19 terutama UMKM yang bergerak di sektor pariwisata yang mengandalkan kedatangan turis...

Banda Aceh – Kericuhan terjadi usai peringatan 15 tahun perdamaian Aceh, di Meuligoe Wali Naggroe,aksi saling dorong terjadi antara petugas dengan puluhan massa, Sabtu (15/8).

Puluhan massa datangi gedung Wali Nanggroe untuk mengibarkan bendera bulan bintang, namun tidak terwujud lantaran bendera tersebut di sita petugas.

Aksi saling dorong bersama petugas terjadi saat massa berupaya bertemu Wali Nanggroe Malik Mahmud, dan Muzakir Manaf, namun petinggi GAM itu buru buru meninggalkan lokasi.

Massa yang ada di lokasi saling bergantian meneriakkan agar bendera bulan bintang di kibarkan, dan mereka kembali menuntut satu dari sejumlah bendera yang di amankan petugas untuk di kembalikan.

Juru Bicara Komisi Peralihan Aceh, Azhari Cage terlihat mencoba menenangkan massa, dan pada akhirnya dilakukan dialog antara Jubir KPA, Kodim 0101 BS, dan Polresta Banda Aceh, untuk mencari titik terang terhadap tutututan massa.

Jubir KPA Azhari Cage kepada wartawan mengatakan, pihaknya dari KPA menginginkan bendera bulan bintang bisa di kibarkan di Meuligoe Wali, untuk menyambut peringatan hari damai Aceh, dan itu dok cegah oleh pihak keamanan, kemudian bendera tersebut yang di sita petugas.

“Mereka meminta kepada saya selaku Jubir KPA, untuk meminta kembali bendera tersebut, dan juga tengah melakukan negosiasi, dalam pertemuan tersebut kita meminta agar pengibaran bendera di izinkan untuk memperingati hari damai Aceh, sekitar 15 menit,” katanya.

Menurutnya, tanggapan pihak Kodim dengan Polresta Banda Aceh, akan melakukan kordinasi dengan Pangdam dan Kapolda Aceh.

“hasil dari pertemuan tersebut, bendera di kembalikan dan pengibarannya tidak di izinkan, kemudian massa membubarkan diri dari Meuligoe Wali Nanggroe,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Hot Topics

Mesir dan Kesadaran Literasi

Oleh: Syah Reza* Setelah beberapa hari lalu disibukkan aktivitas dokumentasi di kantor, baru sore ini ada waktu luang untuk ngopi. Kopi memang menjadi teman yang...

Terapkan Protokoler Kesehatan, Pemerintah Aceh Bagikan 150 Ribu Masker ke 118 Dayah

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Dinas Pendidikan Dayah Aceh mendistribusikan sebanyak 150 ribu lembar masker ke 118 Dayah di Aceh. Pembagian ini sebagai wujud...

DPR Aceh Resmi Laporkan Proyek Multiyear ke KP

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) resmi melaporkan pengadaan paket tahun jamak (multiyear) Aceh tahun anggaran 2020-2022. Paket sebesar Rp 2,4...

Related Articles

Mesir dan Kesadaran Literasi

Oleh: Syah Reza* Setelah beberapa hari lalu disibukkan aktivitas dokumentasi di kantor, baru sore ini ada waktu luang untuk ngopi. Kopi memang menjadi teman yang...

Terapkan Protokoler Kesehatan, Pemerintah Aceh Bagikan 150 Ribu Masker ke 118 Dayah

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Dinas Pendidikan Dayah Aceh mendistribusikan sebanyak 150 ribu lembar masker ke 118 Dayah di Aceh. Pembagian ini sebagai wujud...

DPR Aceh Resmi Laporkan Proyek Multiyear ke KP

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) resmi melaporkan pengadaan paket tahun jamak (multiyear) Aceh tahun anggaran 2020-2022. Paket sebesar Rp 2,4...