JAKARTA – Jenderal bintang dua Kopassus ini, pernah pimpin pasukan yang berhasil menewaskan Panglima Gerakan Aceh Merdeka. Siapa jenderal bintang dua Kopassus itu
Dia adalah Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Andjar Wiratma. Jenderal bintang dua Baret Merah kelahiran 21 Februari 1965 ini sejak 22 September 2018 resmi menjabat sebagai Asisten Intelijen Panglima TNI.
Dikutip dari berbagai sumber, pada tahun 2001, Andjar pernah ditugaskan ke Aceh yang saat itu masih bergolak karena masih ada perlawanan dari kelompok GAM. Ketika itu, Andjar berpangkat Letnan Kolonel (Letkol).
Ia ditugaskan ke Aceh untuk memimpin pasukan Batalyon Infanteri Lintas Udara 330 yang memang ditugaskan dalam Operasi Pemulihan Keamanan di Aceh (NAD). Nah, pasukan yang dipimpin Andjar ini pernah mengukir prestasi, berhasil menewaskan salah satu Panglima GAM yang saat itu paling dicari yakni Tengku Abdullah Syafi’i.
Saat itu, pada tanggal 22 Januari 2002, sebanyak 20 Personel Batalyon Infanteri Lintas Udara 330 Tim II/C yang dipimpin oleh Serka I. Ketut Muliastra, terlibat kontak tembak dengan kelompok GAM pimpinan Tengku Abdullah Syafi’i di daerah Cubo, Aceh. Kontak tembak terjadi pada pukul 9.00 WIB.
Kontak tembak di daerah Cubo, Aceh ini berlangsung dengan sengit. Kelompok GAM pimpinan Tengku Abdullah Syafi’i melakukan perlawanan dengan sengitnya. Pada akhirnya, dalam kontak tembak itu, Batalyon Infanteri Lintas Udara 330 Tim II/C yang dipimpin oleh Serka I. Ketut Muliastra berhasil menewaskan Panglima GAM yang paling ditakuti pada saat itu, Tengku Abdullah Syafi’i.
Mayjen Andjar Wiratma sendiri memang kenyang bertugas di dunia intelijen. Jenderal bintang dua Kopassus ini pernah jadi Danpusdik Intelstrat Kodiklatad. Ia juga pernah dipercaya memegang jabatan Wakil Asisten Intelijen Panglima TNI.
Pada tahun 2018, Mayjen Andjar Wiratma sempat jadi Wakil Kepala Bais TNI, badan intelijennya TNI. Lalu, diangkat jadi Asisten Intelijen Panglima TNI yang masih dijabatnya hingga sekarang. [Koran-jakarta.com]