HomeDaerahJelang Milad GAM, Pang Sumatera Ajak Masyarakat Aceh Rawat Perdamaian

Jelang Milad GAM, Pang Sumatera Ajak Masyarakat Aceh Rawat Perdamaian

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Budi Satria mengajak masyarakat Aceh untuk menjaga dan merawat perdamaian di Bumi Serambi Mekkah. Ajakan ini disampaikan sapaan akrab Pang Sumatera menjelang peringatan Milad GAM ke-45.

Baca : Isu Pengibaran Bendera Bintang Bulan Jelang Milad GAM, Mualem : Kita Tidak Suruh dan Larang

“Ini momentum sejarah dan sekaligus refleksi kita bersama. Jaga dan rawat perdamaian Aceh agar dapat dirasakan oleh anak cucu kita kelak,” ujar Pang Sumatera dalam keterangannya kepada AcehJurnal.com, Rabu (1/12/2021).

Baca : Jelang Milad GAM, Ini Instruksi Mualem dan Abu Razak

Dalam melaksanakan Milad GAM ke-45, ia mengajak kepada masyarakat Aceh agar tetap menaati hukum. Diantaranya tidak berbuat anarkis dan tetap menjaga perdamaian. Ia juga turut mengajak warga untuk saling merenungi makna dibalik peringatan Milad GAM.

Baca : Jelang Milad GAM, Rocky Ajak Warga Aceh Timur Tak Naikkan Bendera Bintang Bulan

Menurutnya, 4 Desember memiliki makna sejarah yang wajib dikenang. Ini berawal dari Syahidnya Allahyarham Teungku Chik Ma’at di Tiro di pegunungan Alue Bhoet, Kecamatan Tangse, Pidie pada 3 Desember 1911. Syahidnya Teungku Chik Ma’at di Tiro dinukilkan pada catatan buku “The Atjheer” karya H.C. Zentgraff. Peristiwa ini menjadi napak tilas Allahyarham Teungku Chik Hasan Muhammad di Tiro (Hasan Tiro) memploklamirkan kembali Gerakan Aceh Merdeka (GAM) pada 4 Desember 1976 di puncak Gunung Halimon, Pidie.

Baca : Milad ke-44 GAM dan Kisah Halimon Gunong Aulia

Pang Sumatera menambahkan, peringatan Milad GAM merupakan momen sakral yang harus dijaga dengan baik. Momentum dimana rakyat Aceh harus kembali kompak dan bersatu kembali sehingga tidak terpecah belah hanya untuk kepentingan sesaat.

“Inilah fase awal yang dicita-citakan almarhum wali (Hasan Tiro) demi Aceh menjadi sebuah bangsa yang berdaulat dan bermartabat. Seharusnya ini menjadi catatan kita untuk saling bermusahabah diri dan sekaligus melanjutkan cita-cita almarhum, yaitu bersinergi membangun Aceh dan merawat perdamaian yang sangat berharga ini,” pungkas mantan Wakil Ketua KPA Aceh Tamiang tersebut. []

Stay Connected

16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News