Berita Terkini
Daerah

Hasil DNA, Mayat Tercor di Aceh Besar Berjenis Kelamin Pria

Warga Temukan Kerangka Manusia Tercor dalam Drum di Aceh Besar

ACEH BESAR | ACEHJURNAL.COM – Misteri penemuan kerangka manusia yang ditemukan tercor dalam drum di Aceh Besar akhirnya terungkap. Kapolres Aceh Besar melalui Kasatreskrim Iptu Subihan Afuan Ardhi menjelaskan, kerangka tersebut berjenis kelamin laki-laki.

“Hasil ujib lab DNA terungkap sesosok mayat dalam drum terindentifikasi berjenis kelamin laki-laki,” ujar Iptu Subihan pada Jumat (27/10/2023).

BACA JUGA : Warga Temukan Kerangka Manusia Tercor dalam Drum di Aceh Besar

Iptu Subihan menjelaskan, jenis kelamin mayat itu diketahui berdasarkan sampel berupa gigi yang diuji di Puslabfor Bareskrim Polri. Sebelumnya, Polres Aceh Besar dibantu tim Puslabfor Bareskrim Polri juga telah melakukan tes DNA dengan data pembanding. Pada sampel DNA tersebut, polisi membandingkan data antara kerangka manusia dengan sampel data yang diduga orangtuanya, namun hasilnya tak sesuai.

“Sebelumnya ada pihak keluarga yang melakukan tes DNA. Namun hasilnya disimpulkan bahwa data pembanding antara mayat Mr.X dengan data diduga orangtuanya tidaklah cocok. Hasil ini akan kami sampaikan ke pihak keluarga yang melakukan tes,” ujarnya lagi.

Hingga saat ini, Polres Aceh Besar masih menerima laporan masyarakat terkait kehilangan keluarganya. Bila ada yang melapor, maka polisi akan segera melakukan tes DNA.

“Kami juga masih menerima laporan dari masyarakat apabila ada kehilangan keluarganya untuk diuji tes DNA kembali,” ujarnya lagi.

sebelumnya, warga Gampong Reukih Dayah Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar digegerakan dengan penemuan kerangka manusia dalam sebuah drum, Minggu (1/10/2023). Informasi diperoleh AcehJurnal.com, kerangka manusia ini awalnya ditemukan oleh seorang warga desa setempat dengan kondisi dicor dengan semen sekira pukul 18.00 WIB.

Kapolres Aceh Besar, AKBP Charlie Syahputra Bustamam melalui Kasatreskrim Iptu Subian Afuan Ardhi mengatakan, kerangka manusia itu awalnya ditemukan oleh Muhda Hadi Saputra, warga desa setempat saat sedang berkebun.

“Iya benar. Awalnya saksi tersebut tengah membersihkan jalan menuju sungai untuk mengambil air guna tanamannya di kebun,” ujar Kasat Reskrim, Iptu Subihan Afuan Ardhi dalam keterangannya, Senin (2/10/2023). []