BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Tidak seorang pun bisa memprediksi kapan bencana itu terjadi. Termasuk bencana gempa bumi dan tsunami yang meluluhlantakkan Aceh pada 26 Desember 2004 lalu.
Datangnya bencana seringkali membuat masyarakat panik, namun hal ini sebenarnya wajar. Namun tidak bisa dipungkiri, justru kepanikan semacam ini kadang malah menimbulkan banyak korban jiwa.
“Bagaimana situasi kacau dan membingungkan masyarakat Aceh saat terjadinya gempa dan tsunami pada 2004 silam.Banyak masyarakat yang tidak menyangka akan adanya gelombang tsunami hingga menyapu bersih seluruh kota,” ujar Wakil Menkominfo saat membuka simulasi evakusi mandiri dengan ujicoba sistem penyampaian informasi early warning system (EWS) di Museum Tsunami, Kamis (26/10/2023).
BACA JUGA :
Ujicoba EWS Digital Perdana di Aceh, Wamen Nezar Patria : Jadi Role Model di Indonesia
Sebagai upaya untuk dapat mengenalkan para siswa akan apa tindakan yang harus dilakukan pada saat terjadi gempa dan tsunami, siswa tingkat SD, SMP dan SMA di Kota Banda Aceh menggelar acara simulasi mengenai kondisi tanggap bencana gempa dan tsunami, Kamis (26/10/2023).
Simulasi Evakuasi Mandiri dengan Ujicoba Sistem Penyampaian Informasi Bencana atau Early Warning System (EWS) melalui Siaran Televisi Digital oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat.
Berikut ini foto-foto suasana simulasi dan evakuasi mandiri tanggap bencana yang diikuti pelajar di Kota Banda Aceh :



