Besok, Polda Aceh Gelar Perkara Kasus Pembakaran Mobil Ketua YARA Langsa

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM –  Tim  penyidik Polda Aceh akan menggelar perkara kasus pembakaran mobil Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Kota Langsa, H. A Muthallib, Kamis (6/1/2022) besok di Polda Aceh.

Hal ini disampaikan Ketua YARA Kota Langsa, H. A Muthallib melalui keterangannya, Rabu ( 6/1/2022). Ia mengaku telah menerima salinan surat undangan untuk agenda gelar perkara dari Polda Aceh.

“Iya benar. Saya telah menerima surat undangan gelar perkara untuk kasus yang ia laporkan tentang pembakaran mobil milik saya,” ujar H.A Muthallib.

BACA JUGA : Mobil Harrier Milik Ketua YARA Langsa Dibakar OTK

Saat dilakukan gelar perkara, ia juga turut diminta hadir ke Aula Ditreskrimum Polda Aceh untuk dimintai keterangan. Ia berharap agar tim penyidik Polda Aceh segera mengumumkan pelaku dibalik pembakaran mobil miliknya tersebut.

Mantan Wakil Ketua PWI Aceh  menduga bahwa pembakaran mobil miliknya merupakan teror yang disengaja dan upaya mencelakai dirinya.  Oleh karena itu, ia meminta agar pihak kepolisian segera membeberkan motif dan dalang pelaku di balik pembakaran mobil miliknya tersebut.

BACA JUGA : Mobilnya Dibakar OTK, Ketua YARA Langsa Akui Dirinya Jadi Kuasa Hukum Cut Lem

Sebelumnya diberitakan, Mobil Toyota Harrier berplat BK 88 WZ milik Abdul Muthallib (56) dibakar oleh orang tak dikenal (OTK). Mobil milik Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) kota Langsa ini dibakar oleh dua pelaku yang masih belum diketahui identitasnya pada Senin (20/9/2021) sekira pukul 04.25 WIB.

Kobaran api berhasil dipadamkan sebelum membakar hangus seluruh mobil miliknya dan rumah korban yang beralamat di Jalan Syiah Kuala, Gampong Tualang Teungoh, Kecamatan Langsa Kota.

Ketua YARA Kota Langsa, Abdul Muthallib ketika dikonfirmasi AcehJurnal.com mengatakan, mobil jenis Toyota Harrier miliknya diparkir di teras samping depan rumah. Posisi Toyota Harrier miliknya berdampingan dengan satu unit sedan miliknya. Saat kejadian, ia mengaku baru siap shalat malam. Karena ada firasat lain, ia sengaja shalat di dekat pintu menghadap teras samping rumah.

“Padahal biasanya saya shalat di ruang tamu. Tapi pagi tadi saya salat di dekat pintu belakang samping yang menghadap ke teras,” kata Abdul Muthallib.[]

Advertisement
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT