Sebar Foto Syur Kenalannya di Facebook, Mahasiswa Asal Takengon Ditangkap Polisi  

TAKENGON | ACEHJURNAL.COM – Seorang pria berinisial S (26) terpaksa berurusan dengan pihak berwajib. Pasalnya, S yang berprofesi sebagai mahasiswa ini karena telah melakukan tindak pidana pornografi dan informasi transaksi elektronik sesuai Pasal 29 UU RI Nomor 44 Tahun 2008.

Satreskrim Polres Aceh Tengah, AKP Agus Riwayanto ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

“Benar, tersangka S telah kita amankan dan saat ini sedang dalam proses penyelidikan,” kata AKP Agus Riwayanto via telepon seluler, Kamis (9/7/2020).

Berdasarkan kronologisnya, S berkenalan dengan seorang wanita berinisial G pada Rabu (1/7/2020) lalu. Keduanya pun berkenalan via aplikasi messenger. Keduanya pun sering berkomunikasi dan akrab di situs media sosial tersebut. Suatu ketika, tersangka S meminta MG mengirimkan foto dan video vulgar miliknya. Awalnya MG agak menolak dan merasa keberatan atas permintaan tersangka S. Lama kelamaan, S mencoba membujuknya sehingga MG bersedia mengirimkan foto dan video tak senonoh kepada pelaku S.

Tersangka kembali memaksa korbannya u

Advertisement

ntuk mengirim rekaman beberapa agedan video syur miliknya, namun ditolaknya.

“Tersangka kemudian mengancam korban akan memviralkan foto dan video syur miliknya jika permintaan tersangka tak dipenuhi. Tersangka turut memposting foto dan video tersebut pada akun Facebook milik tersangka,” tambah AKP Agus Riwayanto.

, Tak hanya itu, tersangka juga melakukan screenshot postingan foto dan video vulgar tersebut dan kemudian mengirimkannya kembali ke medsos korban. Atas kejadian itu, korban akhirnya melaporkan perihal kasus yang menimpanya ke Mapolres Aceh Tengah. Korban merasa dipermalukan dan keberatan atas tindakan tersangka.

Tak lama kemudian, petugas cyber Mapolres Aceh Tengah berhasil melacak dan mengungkap identitas tersangka. Atas tindakannya itu, kini tersangka telah ditahan di Mapolres Aceh Tengah untuk menjalani penyelidikan lebih lanjut.

Tersangka dijerat  pasal 27 ayat 1 Jo pasal 45 ayat 1 Undang – Undang Republik Indonesia No. 19 Tahun 2016, tentang perubahan atas Undang – Undang Republik Indonesia No. 11 Tahun 2008, tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman hukuman penjara paling lama 12 tahun. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT