Berita Terkini
Daerah

Kepada Ketua DPRA, Warga Keluhkan Sejumlah Jalan Rusak di Aceh Utara Tak Kunjung Ada Perbaikan

Kepada Ketua DPRA, Warga Keluhkan Sejumlah Jalan Rusak di Aceh Utara Tak Kunjung Ada Perbaikan

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Sejumlah ruas jalan induk di wilayah Kecamatan Kutamakmur Kabupaten Aceh Utara rusak akibat tak kunjung ada perbaikan dan perawatan. Warga pun mengeluh jalan rusak hingga banyak korban. Hal ini disampaikan Ketua DPR Aceh Saiful Bahri saat meninjau langsung kondisi jalan rusak di sejumlah titik usai menerima keluhan masyarakat.

Pantauan Saiful Bahri, sejumlah jalan rusak itu diantaranya mulai dari Simpang Len Pipa sampai ke Cot Nibong dan jalan induk Keude Beureungang sampai ke Simpang Tiga pasar minggu yang kondisi jalannya sangat memprihatinkan, Minggu (06/11/2022).

BACA JUGA : Ketua DPRA Terima Naskah Akademik dan Draft Revisi UUPA dari Tim USK

Sapaan akrab Pon Yahya ini mengatakan, peninjauan ini dilakukan oleh politisi Partai Aceh ini guna mendengar langsung keluhan warga. Pasalnya, kondisi jalan rusak tak hanya membuat transportasi macet, namun juga kerap membahayakan pengendara.

“Ini terkait jalan rusak yang sering disuarakan oleh masyarakat setempat karena dampaknya sangatlah besar. Jalan tersebut masuk kategori jalan induk dan kehadiran kita juga dari Partai Aceh juga untuk melihat langsung kondisinya,” ujar Ketua DPR Aceh Saiful Bahri kepada AcehJurnal.com, Senin (7/11/2022).

Menurutnya, peninjauan ini dilakukan untuk menyikapi keluhan masyarakat yang mempertanyakan keberadaan Legislatif dalam menyuarakan kepentingan rakyat. Pon Yahya menjelaskan, selama perjalan itu lebih kurang 40 kilometer saat memantau kondisi jalan yang rusak sehingga kondisinya kian memprihatinkan.

“Selain jalan rusak juga ada satu unit jembatan yang sudah roboh, jembatan tersebut terletak di Alue Bate Beukah, Sido Mulyo Kecamatan Kutamakmur Kabupaten Aceh Utara,” ujar Pon Yahya.

Pon Yahya merincikan parahnya kondisi jalan tersebut. Mulai dari perbatasan Aceh Utara dengan Lhokseumawe sampai dengan jalan Induk Simpang Tiga Pasar Minggu di Sido Mulyo kecamatan Kutamakmur. Ratusan titik dengan beragam kerusakan seperti amblas sebagian, lubang-lubang yang menganga, retakan-retakan, bahkan gerusan air yang terus menerus menghempang sehingga semakin menghancurkan badan jalan.

“Bahkan seperti ada kolam di tengah jalan dan akan menjadi danau ketika curah hujan tinggi”, sebut Pon Yahya sambil menunjukkan foto kerusakan di ruas jalan Sido Mulyo, Kecamatan Kutamakmur.

Menurutnya, kerusakan ini telah terjadi semenjak bertahun-tahun yang lalu. Salah satu tokoh masyarakat setempat, Sofyan mengatakan Kerusakan jalan di itu, kerap dikeluhkan warga setempat. Selain berlubang, kondisi jalan berlumpur, terutama sewaktu musim penghujan.

“Kendaraan roda dua maupun empat tidak dapat melintas saat musim penghujan. Kami berharap kepada pemerintah agar segera mengaspal jalan,” pungkas Sofyan. [Parlementaria]