Kasus Pemerkosaan Dalam Mobil Innova Digelar di Mahkamah Syar’iyah Jantho

Jantho | AcehJurnal.com – Mahkamah Syar’iah Jantho pada hari, Selasa (22/12) menggelar sidang pemeriksaan terhadap saksi kasus pemerkosaan di wilayah hukum Aceh Besar. Kali ini, kasus yang digelar terkait kasus pemerkosaan di dalam mobil Innova reborn. Hal ini berdasarkan catatan di Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Mahkamah Syar’iyah Jantho dengan nomor register perkara 18/JN/2020/Ms-Jth tertanggal 22 Desember 2020.

Ketua Mahkamah Syar’iyah Jantho, Siti Salwa, SHI, MH mengatakan, dalam sidang pembuktian itu, saksi korban tidak dapat dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) karena sedang berada di Aceh Utara.

“Karena saksi korban sedang berada di luar daerah, tepatnya di Kecamatan Nibong, Aceh Utara, maka sidang dengan agenda pemeriksaan saksi korban akan digelar pada 28 Desember mendatang,” kata Siti Salwa, SHI, MH.

Adapun pelaku berinisial RZ (25) Warga Desa Lamsien Kecamatan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar. Pelaku RZ didakwa memerkosa terhadap korban, sebut saja Bunga (27). Kasus ini terjadi pada akhir Agustus 2020 lalu, pelaku awalnya mengajak korban jalan-jalan ke kawasan Lhoknga – Leupueng, Kabupaten Aceh Besar dengan mobil Innova.

Saat melintas di kawasan Lhoknga sekira pukul 21.30 WIB, pelaku merayu korban untuk melakukan hubungan badan. Awalnya, korban menolak ajakan pelaku sehingga berujung pada tindakan rudapaksa. Korban juga diancam akan diperkosa secara bergilir oleh enam rekan pelaku lainnya jika tidak mau menuruhi keinginannya. Bahkan, pelaku juga turut mengancam akan membunuh korban dan membuang jasadnya ke hutan jika permintaan pelaku ditolak.

Karena dibawah ancaman pelaku, korban akhirnya pasrah tubuhnya digerayangi oleh pelaku. Usai melampiaskan perbuatan bejatnya itu, pelaku berjanji akan menikahi korban.

Akibat perbuatan pelaku, korban mengalami trauma berat. Berdasarkan hasil visum et repertum, ditemukan luka robek pada selaput dara.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 48 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang hukum jinayat. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

HEADLINES

Aniaya Polisi Saat Cegah Kerumunan, Pemuda Aceh Utara Dibekuk

Lhokseumawe | AcehJurnal.com - Tim Satreskrim Polres Lhokseumawe berhasil meringkus ZF (29) warga Meurah Mulia, Aceh Utara. Tersangka ZF merupakan pelaku penganiayaan terhadap anggota...

Edarkan Sabu, Dua Residivis Diciduk Polisi di Langsa

Langsa | AcehJurnal.com – Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Langsa berhasil mengamankan dua tersangka tindak pidana narkotika jenis sabu. Keduanya tersangka yakni berinisial TZ...

Sekda Aceh Minta Tenaga Kesehatan Sampaikan Info Akurat Terkait Vaksin Covid-19

Banda Aceh | AcehJurnal.com – Sekda Aceh Taqwallah meminta jajaran tenaga kesehatan di Aceh untuk turut mensosialisasikan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat. Para tenaga kesehatan...

BERITA TERKAIT

Aniaya Polisi Saat Cegah Kerumunan, Pemuda Aceh Utara Dibekuk

Lhokseumawe | AcehJurnal.com - Tim Satreskrim Polres Lhokseumawe berhasil meringkus ZF (29) warga Meurah Mulia, Aceh Utara. Tersangka ZF merupakan pelaku penganiayaan terhadap anggota...

Edarkan Sabu, Dua Residivis Diciduk Polisi di Langsa

Langsa | AcehJurnal.com – Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Langsa berhasil mengamankan dua tersangka tindak pidana narkotika jenis sabu. Keduanya tersangka yakni berinisial TZ...

Sekda Aceh Minta Tenaga Kesehatan Sampaikan Info Akurat Terkait Vaksin Covid-19

Banda Aceh | AcehJurnal.com – Sekda Aceh Taqwallah meminta jajaran tenaga kesehatan di Aceh untuk turut mensosialisasikan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat. Para tenaga kesehatan...