Jalan Kebahagiaan

Tingkatkan Peluang Investasi di Aceh, DPMPTSP Andalkan Medsos

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Aceh memiliki potensi dan peluang dalam mengembangkan industri agro untuk menarik investor yang ingin menanamkan modalnya. Untuk menggenjot investor,...

Fadli Zon: Pangdam Jaya Ini Sudah ‘Offside’

JAKARTA -- Anggota Komisi Bidang Pertahanan DPR RI Fadli Zon menilai Panglima Kodam Jayakarta (Pangdam Jaya) TNI Mayor Jenderal Dudung Abdurachman telah memberikan perintah...

Surya Paloh Positif Covid-19

JAKARTA | Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh positif terinfeksi virus corona (Covid-19). Surya masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD)...

Seorang Polisi Ditemukan Meninggal Tergantung di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE | ACEHJURNAL.COM - Warga Gampong Panggoi, Kecamatan Muara Satu Kota Lhokseumawe digegerkan dengan penemuan sesosok mayat. Mayat yang kemudian diketahui berinisial FH tersebut...

Marthunis : UU Ciptaker Beri Peluang Investasi di Aceh, Khususnya UMKM

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Undang-Undang Cipta Kerja menciptakan berbagai peluang investasi di provinsi Aceh. Salah satunya adalah memberikan kemudahan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil...

Oleh: Jabal Ali Husin Sab*

Banyak yang meragukan jalan kebahagiaan karena meragukan apakah sebenarnya kebahagiaan (seperti yang dimaksud oleh pejalannya) itu benar-benar ada?

Sama seperti mereka yang mungkin tidak yakin atau menanggap mitos keberadaan Ma’ul Hayati (mon hayati istilah org Aceh), air kehidupan.

Atau seperti anggapan para penjelajah abad pertengahan Eropa tentang negeri Hindia yang subur, asri, makmur nan indah. Untuk sampai ke sana harus melayarkan kapal melalui Tanjung Harapan (Afrika Selatan) yang lautnya ganas dan mematikan. Sampai kabar bahwa disana sudah banyak kapal yang karam.

Bagi mereka yang yakin akan kabar tentang negeri tujuan yang dimaksud, juga didorong oleh tekad serta semangat yang kuat, mereka akan melaluinya.

Iskandar Zulkarnain menempuh jalan penjelajahan untuk mendapatkan Ma’ul Hayat, Air kehidupan. Bagi siapa yang meminumnya, ia akan tetap hidup hingga hari kebangkitan. Sementara Christopher Colombus siap menuju Hindia meski telah mendengar cerita seram tentang jalur pelayaran yang harus melewati Tanjung Harapan.

Iskandar Zulkarnain yang melakukan penjelajahan bersama pasukan dari kerajaannya gagal mendapatkannya. Atas kehendak Tuhan, Ma’ul Hayat luput darinya. Ia justru didapatkan dan diminum oleh Khidir as., sepupu Iskandar Zulkarnain yang juga turut ikut serta dalam ekspedisi tersebut.

Sementara Colombus berhasil melewati perairan Tanjung Harapan yang yang ganas. Namun karena betapa mahadahsyatnya perjalanan pelayaran ini, ia kehilangan kendali dalam sistem navigasi hingga kapalnya berlayar tidak sampai ke tujuan. Ia tak sampai ke Hindia, tapi mendarat di sebuah benua yang tak dikenal yang disebut Amerika.

Terjal dan berlikunya jalan yang dituju sehingga manusia menganggap negeri tujuan itu diragukan, bahkan disangkal, dinafikan keberadaannya. Ia dianggap mitos atau dongeng. Namun kabar tetang negeri itu telah tersiar dan tersebar. Pejalan dan penempuhnya telah banyak yang sampai. Mereka manusia terbaik yang suci dari kebohongan. Mereka ada di setiap zaman.

Apa sebenarnya kenyataan negeri itu? Bagaimana keadaan disana? Bagaimana jalan menuju kesana? Apa yang harus dipersiapkan penempuhnya untuk sampai kesana?

Telah ditulis sebuah kitab yang secara ringkas namun memberikan gambaran menyeluruh tentang kenyataan negeri tersebut dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang telah disebutkan tadi.

Negeri misteri yang indah bernama kebahagiaan dijelaskan dalam kitab berjudul Kimiya as-Sa’adah (Kimia Kebahagiaan) oleh seorang penempuh jalan ke negeri tersebut.

Ia adalah seorang pemberi kabar terpercaya. Pembimbing bagi mereka yang ingin menempuh jalan mencapai negeri kebahagiaan di setiap zaman. Beliau Hujjatul Islam Al Imam Abu Hamid Muhammad bin Muhammad bin Muhammad Al Ghazali ra. Bahkan seluruh goresan penanya adalah jalan-jalan lapang yang akan memandu, membimbing dan memudahkan, dan dengan izin Allah swt. menyampaikan pejalan untuk sampai di negeri tersebut. Demikian kabar yang ada yang dikabarkan secara sambung-menyambung hingga ke zaman kita sekarang.

*Penulis adalah kolumnis acehjurnal.com.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

HEADLINES

Tingkatkan Peluang Investasi di Aceh, DPMPTSP Andalkan Medsos

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Aceh memiliki potensi dan peluang dalam mengembangkan industri agro untuk menarik investor yang ingin menanamkan modalnya. Untuk menggenjot investor,...

Fadli Zon: Pangdam Jaya Ini Sudah ‘Offside’

JAKARTA -- Anggota Komisi Bidang Pertahanan DPR RI Fadli Zon menilai Panglima Kodam Jayakarta (Pangdam Jaya) TNI Mayor Jenderal Dudung Abdurachman telah memberikan perintah...

Surya Paloh Positif Covid-19

JAKARTA | Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh positif terinfeksi virus corona (Covid-19). Surya masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD)...

BERITA TERKAIT

Tingkatkan Peluang Investasi di Aceh, DPMPTSP Andalkan Medsos

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Aceh memiliki potensi dan peluang dalam mengembangkan industri agro untuk menarik investor yang ingin menanamkan modalnya. Untuk menggenjot investor,...

Fadli Zon: Pangdam Jaya Ini Sudah ‘Offside’

JAKARTA -- Anggota Komisi Bidang Pertahanan DPR RI Fadli Zon menilai Panglima Kodam Jayakarta (Pangdam Jaya) TNI Mayor Jenderal Dudung Abdurachman telah memberikan perintah...

Surya Paloh Positif Covid-19

JAKARTA | Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh positif terinfeksi virus corona (Covid-19). Surya masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD)...