Dua Wanita di Aceh Utara Dirampok di Areal Kelapa Sawit, Uang Rp 20 Disikat

LHOKSUKON | ACEHJURNAL.COM – Aksi perampok terjadi di wilayah hukum Polres Aceh Utara. Dalam kasus ini, uang senilai Rp 20 juta raib digasak pelaku. Peristiwa ini terjadi di areal kelapa sawit Gampong Lalang, Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara pada Selasa (10/11) kemarin. Adapun kedua korban yakni Mutmainnah (22) warga Gampong Blang Pala Kecamatan Bando Baro, Aceh Utara dan Rahma Dewi (22), warga Gampong Alue Euntok, Kecamatang Matangkuli, Aceh Utara.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Tri Hadiyanto melalu Kapolsek Cot Girek, Ipda Suherman mengatakan, keudanya mengaku dirampok oleh seorang pria tak dikenal ketika sedang melintas di areal perkebunan kelapa sawit desa setempat.

“Kedua korban tercatat sebagai karyawan di PT Permodalan Nasional Madani (PNM) (Persero) yang berkantor di Lhoksukon,” kata Ipda Suherman via telepon seluler, Jumat (13/11).

Perkosa Teman Sekelas Berkali-Kali, Remaja di Aceh Utara Ditangkap Polisi

Berdasarkan kronologisnya, korban awalnya sedang melintas di areal kelapa sawit dengan mengendarai sepeda motor. Tiba-tiba, kedua korban dihadang oleh pelaku dari balik pohon sawit sehingga korban terjatuh. Saat dihadang, pelaku memakai helm dan membawa senjata tajam jenis celurit. Pelaku kemudian menyuruh korban menaiki motor pelaku menuju ke tengah areal perkebunan kepala sawit. Setiba disana, pelaku meminta korban untuk menyerahkan uang milik korban. Kedua korban awalnya menyerahkan uang tunai sebesar Rp 50 juta. Namun pelaku hanya mengambil sebanyak Rp 20 juta saja.

“Sebelum meminta uang, pelaku meminta korban untuk mematikan hp mereka. Kemudian pelaku meminta kepada salah satu korban bernama Mutmainnah untuk memasukkan uang senilai Rop 50 juta ke kantong plastik,” tambahnya.

Berdasarkan laporan korban, pelaku sempat mengaku jika dirinya adalah suruhan salah satu pimpinan tempat korban bekerja. Bahkan pelaku juga mengaku untuk membunuh kedua korbannya. Namun pelaku hanya mengambil uangnya saja, lalu menyuruh koban pergi.

“Atas laporan korban, kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya. []

Laporan : Asnawi Umar.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT