Thursday, 22 October 2026 Banda Aceh 28°C
Mode Terang
Langganan
TERKINI
Daerah

Empat Korban Air Bah Brayeun Ditemukan Meninggal Dunia

Empat Korban Air Bah Brayeun Ditemukan Meninggal Dunia
BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Tiga dari empat santri yang hilang akibat terseret arus sungai Brayeun Kecamatan Leupueng, Aceh Besar akhirnya ditemukan meninggal dunia.
Ketiga korban masing-masing bernama Ahmadal Hadi (17) asal Gampong Lam Asan Peukan Bada, Aceh Besar ditemukan pada Jumat (26/8/2022) sekira pukul 11.30 WIB.
Kemudian M Reza Asri (18) warga Gampong Baro Kecamatan Lamjabat kota Banda Aceh ditemukan pada Jumat (26/8/2022) sekira pukul 17.00 WIB.
Kemudian Darazatul Aulia (17) asal Gampong Rumoh Panjang Kecamatan Kuala Batee, Abdya ditemukan pada Sabtu (27/8/2022) sekira pukul 08.10 WIB.
Kalaksa BPBD Aceh Besar Ridwan Jamil melalui Ka Pusdalops Iqbal mengatakan, satu korban lagi bernama Fakhrulrazi (20) asal Malaysia ditemukan di kawasan Pantai Pulot, tepatnya di pinggiran jalan nasional Banda Aceh – Meulaboh.
Saat proses evakuasi korban ketiga selesai, tiba-tiba ditemukan korban keempat, yaitu Fakhrulrazi (20), santri asal Malaysia.
“Iya benar. Jenazah Fakhrulrazi santri asal Malaysia sudah ditemukan. Ini masih di lapangan. Nanti akan kita konfirmasi laporannya semua, ” ujar Iqbal melalui telepon seluler, Sabtu (27/8/2022).
Sebelumnya diberitakan, lima orang dari Dayah Raudhatul Qur’an Al-aziziah, Gampong Lamsiteh, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar terseret arus saat mandi di objek wisata Brayeun, Kecamatan Leupung, Aceh Besar, Kamis (25/8/2022) sore.
Saat musibah terjadi, satu dari lima santri bernama Saiful Amani (23), asal Kota Fajar, Aceh Selatan ditemukan dalam keadaan selamat. Sementara empat lainnya dinyatakan hilang. Mereka adalah Fakhrulrazi (20) asal Malaysia, Darazatul Aulia (17) asal Desa Rumoh Panjang, Kuala Batee, Abdya, M. Reza Asri (18) asal Punge, Banda Aceh, dan Ahmadal Hadi (17) asal Gampong Lamhasan, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar. []
R
Penulis

redaksi