HomeHukumKesaksian Warga Kronologis Tertembaknya Dantim BAIS Pidie

Kesaksian Warga Kronologis Tertembaknya Dantim BAIS Pidie

SIGLI | ACEHJURNAL.COM – Warga Gampong Lhok Panah Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie geger. Pasalnya, seorang perwira TNI berpangkat Kapten meninggal dunia akibat ditembak oleh orang tak dikenal (OTK), Kamis (28/10/2021) lalu. Pria yang kemudian teridentifikasi bernama Kapten Abdul Majid yang merupakan Komandan Tim (Dantim) Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI Wilayah Pidie.
Almarhum menghembuskan nafas terakhir usai sebutir peluru mendarat di bagian perutnya sekira pukul 17.18 WIB. Kronologisnya, korban diketahui sedang mengendarai mobil jenis Fortuner miliknya di desa setempat. Tiba-tiba dalam perjalanan, terdengar suara letusan senjata api sebanyak satu kali.
Baca : Kepala BAIS Pidie Meninggal Dunia Ditembak OTK, Ada Apa?
Saat kejadian itu, seorang warga bernama Syarwan bersama istrinya kebetulan sedang melintas bersama istrinya. Di tengan perjalanan, ia tiba-tiba diberhentikan oleh seorang pria yang belum diketahui identitasnya. Pria misterius itu meminta agar Syarwan membantu mengevakuasi korban ke RSUD Sigli.
Tanpa menunggu lama, korban dengan kondisi bersimbah darah langsung dilarikan oleh Syarwan menggunakan sepeda motor miliknya ke RSUD Sigli. Setiba disana, nyawa almarhum Abdul Majid tak tertolong lagi. Pria dikenal santun dan akrab dengan masyarakat ini dinyatakan meninggal dunia. Dalam kasus ini, senjata milik korban juga turut dinyatakan hilang dan raib tanpa jejak.
Baca Mantan Kepala BAIS : Aceh Sudah Damai, Tak Ada Alasan TNI jadi Sasaran Tembakan
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy menuturkan, kasus ini telah ditangani POM TNI.
“Kasus ini ranah POM TNI, tapi kita dari Polda Aceh siap membantu untuk mengungkap pelaku dan motifnya,” kata Kombes Pol Winardy via pesan singkat Whatapps.
Usai peristiwa berdarah itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto ikut menyampaikan belasungkawa dan dukacita mendalam. Ia memerintahkan jajarannya untuk mendalami kasus tersebut. Tak hanya disitu, Panglima TNI turut mengajak Polri untuk dilibatkan dalam mengungkapkan kasus ini.
“Kita akan minta bantuan Polri,” kata Panglima TNI dikutip dari laman detik.com.
Baca juga : Polisi Sebut Penembakan di Aceh Tak Terkait Eks Kombatan GAM
Jenazah almarhum diserahkan ke rumah duka untuk dimakamkan di kawasan Gampong Beurawe, kota Banda Aceh pada Jumat (29/10/2021) kemarin. Prosesi pemakaman almarhum dilakukan secara militer. Prosesi pemakaman dihadiri keluarga, kerabat, dan masyarakat Beurawe. Suasana haru menyelimuti. Almarhum meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak.
Selama hidupnya, almarhum dikenal baik dengan masyarakat dan kerap berbaur bersama warga. Sementara pihak keluarga almarhum meminta agar kasus ini segera terungkap. Mereka berharap agar pelaku diproses sesuai hukum seadil-adilnya.
“Harapannya, ya, sebaik-baiknya dan seadil-adilnya dan bagi kita semua, karena kami sudah apa, beliau memang itu tugas. Siapa pun apa pun itu, untuk kebaikan semua,” kata salah seorang anggota keluarga almarhum, Khairul Muslim, kepada wartawan di Banda Aceh, Jumat (29/10/2021). []

Alfatihah untuk almarhum..

Stay Connected

16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News