Sunday, 25 October 2026 Banda Aceh 24°C
Mode Terang
Langganan
TERKINI
Daerah

15 Rumah di Abdya Rusak Diterjang Gelombang Tinggi

15 Rumah di Abdya Rusak Diterjang Gelombang Tinggi

ABDYA – Sebanyak 15 rumah yang berada di bibir pantai Desa Palak Kerambil, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya, Aceh rusak diterjang gelombang laut yang tinggi.

Gelombang tinggi yang memicu abrasi juga merusak infrastruktur jalan desa yang berada di pinggir pantai. Bahkan, kondisinya kini sudah ambruk tergerus sepanjang 400 meter.

Warga yang terdampak kini harus mengungsi ke tempat yang lebih aman. Seorang warga yang rumahnya ikut rusak, Nurhayati mengatakan abrasi pantai dan tingginya gelombang laut sudah empat kali terjadi dalam bulan ini.

Nurhayati berharap kepada pemerintah daerah segera turun tangan. Menurutnya jika tak segera ditangani puluhan rumah warga lainnya terancam ambruk ke laut.

”Saya ingin meminta kepada seluruh pejabat untuk memperhatikan warga Kedai Palak Kerambil ini. Kami ini sudah nggak aman lagi kami ini, sudah 4 kali kami ini abrasi, masuk air dalam rumah, mencari ikan ke laut nggak bisa lagi, rumah sudah rusak,” kata Nurhayati, Sabtu (7/10).

BACA JUGA : 

Jelang Gerhana Matahari Total Besok, BMKG Mintai Waspadai Gelombang Tinggi

BMKG: Waspadai Gelombang Laut Capai 4 Meter di Aceh

BMKG Aceh : Waspadai Angin Kencang dan Gelombang Tinggi Capai 6 Meter

Sementara itu Kepala BPBD Aceh Barat Daya, Armayadi mengatakan untuk menekan dampak abrasi tidak semakin meluas pihaknya bersama warga setempat melakukan gotong royong membangunkan tanggul darurat menggunakan karung goni.

Warga yang terdampak kini harus mengungsi ke tempat yang lebih aman. Seorang warga yang rumahnya ikut rusak, Nurhayati mengatakan abrasi pantai dan tingginya gelombang laut sudah empat kali terjadi dalam bulan ini.

Nurhayati berharap kepada pemerintah daerah segera turun tangan. Menurutnya jika tak segera ditangani puluhan rumah warga lainnya terancam ambruk ke laut.

”Saya ingin meminta kepada seluruh pejabat untuk memperhatikan warga Kedai Palak Kerambil ini. Kami ini sudah nggak aman lagi kami ini, sudah 4 kali kami ini abrasi, masuk air dalam rumah, mencari ikan ke laut nggak bisa lagi, rumah sudah rusak,” kata Nurhayati, Sabtu (7/10).

Sementara itu Kepala BPBD Aceh Barat Daya, Armayadi mengatakan untuk menekan dampak abrasi tidak semakin meluas pihaknya bersama warga setempat melakukan gotong royong membangunkan tanggul darurat menggunakan karung goni. [CNNIndonesia]

R
Penulis

redaksi