YARA Desak Pemerintah Aceh Usir 39 TKA Cina dari Nagan Raya

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM –  Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) mendesak Pemerintah Aceh segera menindaktegas kehadiran warga negara asing (WNA) yang masuk ke Aceh. Pernyataan ini disampaikan terkait kehadiran 39 TKA asal China yang akan dipekerjakan di PLTU 3 dan PLTU 4 Nagan Raya. Ketua YARA Perwakilan Nagan Raya, Muhammad Zubir, mendesak Pemerintah Aceh mengusir TKA yang hanya mengantongi visa kunjungan tersebut. Alasannya, pekerja asing asal negeri tirai bambu tersebut tidak dilengkapi dokumen lengkap sebagai tenaga asing.

“Mereka kemari hanya menggunakan visa kunjungan,” kata Muhammad Zubir melalui pers rilis yang dikirim ke redaksi, Selasa (1/9) malam.

Ia menjelaskan, kehadiran TKA sangat bertentangan dengan Peraturan Presiden (Perpres) No. 20 Tahun 2018 Tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing. Dalam Pasal 1 ayat (1) menyebutkan, Tenaga Kerja Asing yang selanjutnya disingkat TKA adalah warga negara asing pemegang visa dengan maksud bekerja di wilayah Indonesia,” jelas Zubir

Sedangkan pada Pasal 17 Ayat (1), disebutkan, setiap TKA yang bekerja di Indonesia wajib mempunyai Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) untuk bekerja. Sementara para TKA asal China tersebut hanya memegang visa kunjungan. Ia juga mendesak kepada Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah agar menegur Bupati Nagan Raya. Pasalnya, katanya lagi, selama ini bupati sudah dua kali melakukan kesalahan terkait kedatangan TKA China. Seharusnya Bupati Nagan Raya memerintahkan jajarannya untuk menertibkan kondisi ini dan berkoordinasi dengan Pemerintah Aceh. Bahkan kejadian ini justru terulang lagi kejadian yang sama

“Kita meminta Pemerintah Aceh untuk menegur keras dan mengevaluasi kembali keberadaan PT MPG yang sudah melakukan kedua kalinya, dengan memasukkan TKA China yang tidak memiliki dokumen lengkap,” pungkasnya. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT