Waspada! Penipuan Online Memakan Korban di Aceh Utara

LHOKSUKON | ACEHJURNAL.COM – Kasus penipuan bermodus penjualan produk via online kini marak terjadi dan telah banyak yang menjadi korban di Aceh Utara. Saat ini, kasus tersebut sedang ditangani tim penyidik dari Unit Tindak Pidana Umum (Tipidum) dan Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Utara.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Tri Hadiyanto, melalui Kasat Reskrim AKP Rustam Nawawi mengatakan,  kasus ini mulai mencuat adanya sejumlah laporan masyarakat yang menjadi korban penipuan via online.

“Korbannya mayoritas remaja, karena korbannya tertarik dengan penawaran harga murah,” kata AKP Rustam Nawawi pada Senin (12/10).

Menurutnya, pihak korban mengaku rata-rata tergiur dengan barang murah. Barang yang ditawarkan mulai dari hp, laptop dan berbagai jenis produk lainnya. Bahkan, salah satu korban mengaku sudah menderita kerugian mencapai Rp 20 juta lebih. Kasus ini mulai marak terjadi p

Advertisement

ada pertengahan tahun 2019 lalu. Bahkan, salah satu warga asal Lhoksukon mengaku tertipu mencapai Rp 50 juta saat membeli handphone murah lewat online.

“Sesudah uangnya terkirim, barang yang dibeli ternyata tidak sampai. Barangnya yang tiba kepada korban hanya berupa kotak kosong,” kata AKP Rustam Nawawi.

Mengantisipasi hal ini, ia menghimbau warga agar tidak mudah tergiur dengan barang online dengan harga murah. Apalagi sistem penawarannya menggunakan akun pribadi. Oleh karena itu, katanya lagi, pembeli harus selektif dalam memilih barang. Apalagi pelaku dominan berada dari luar pulau Aceh dan Sumatera. Lokasi penjualan paling dekat ada di pulau Batam dan Medan.

“Ini menjadi salah satu kendala bagi kita untuk menangkap tersangka. Maka  kami menghimbau kepada masyarakat jangan mudah terpengaruh dengan produk barang mudah. Jikapun ditawarkan harus melalui agen penjualan resmi,” pungkasnya. []

Laporan : Asnawi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT