“Dalam perjalanan pulang, keduanya tiba-tiba mendengar suara tangisan bayi. Lalu keduanya mencari sumber tangisan tersebut,” Kapolres AKBP Agung Kanigoro Nusantoro kepada AcehJurnal.com.
Menurutnya, bayi itu ditemukan dalam sebuah kardus lengkap dengan selimut berwarna pink dan biru. Saat ditemukan, bayi itu dalam keadaan basah dan sehat. Keduanya pun langsung melapor perihal kejadian ke Polsek Langsa Barat. Kemudian bayi tersebut langsung dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSU Langsa guna mendapatkan perawatan dan penanganan medis.
Polisi menduga, bayi tersebut sengaja dibuang oleh orang tuanya sebelum adzan subuh berkumandang. Ini dibuktikan kain selimut masih menempel di badan dan dalam keadaan basah akibat diguyur hujan.
“Saat ditemukan, tidak ditemukan ari-ari dari bayi tersebut. Saat ini, kita sudah berkoordinasi dengan bidan desa di wilayah hukum Polres Langsa untuk mencari jejak orang tua kandung tersebut,” pungkasnya. []
Laporan : Ahmad Syauqi.



