Usai Bank Konvensional Pamit, Orang Tua Sulit Bayar Uang Kuliah Anaknya di Luar Aceh

Banda Aceh | AcehJurnal.com – Sejumlah bank konventional mulai berpamitan di Aceh. Ini dikarenakan Aceh menerapkan Qanun Nomor 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah (LKS).
Usai kejadian itu, sejumlah masyarakat Aceh mengaku kewalahan untuk melakukan transaksi keuangan. Salah satunya dialami oleh Asrizal Asnawi, anggota DPR Aceh. Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengatakan, dirinya mengaku kesulitan membayar sejumlah biaya administrasi bagi anaknya yang sedang kuliah di luar Aceh.  Ini dikarenakan bank syariah yang ada di Aceh tidak terkoneksi langsung dengan kamus.
“Selama ini banyak orangtua di Aceh yang kesulitan membayar uang kuliah anaknya yang masih kuliah di luar Aceh. Misalnya, seperti anak saya yang masih kuliah di Universitas Trisakti,” kata Asrizal Asnawi pada Senin (2/8/2021).
Advertisement

Asrizal mengaku, selama ini dirinya sering mendapat laporang serupa dari masyarakat.  Sebelumnya, pihak orang tua dapat mengirimkan uang kuliah anak-anaknya melalui teller bank terkait. Namun sejak bank konvensional tak lagi beroperasi di Aceh, para orangtua semakin kesulitan membayar biaya kuliah semester ini.
“Gak ada pilihan lain, orang tua harus mengirim dulu uang kuliah ke bank konvensional di luar Aceh, misalnya ke Medan dulu. Nanti setelah itu, baru ditrasnfer ke kampus mereka masing-masing. Kita berharap, bank-bank syariah ini dapat bekerjasama dengan kampus-kampus di luar Aceh agar mudah proses administrasi bagi orangtua mahasiswa dari Aceh,” kata Asrizal Asnawi. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT