Tok! Hakim Ganjar Pelaku Rudapaksa Penyandang Disabilitas 24 Penjara

Sorot Kemiskinan di Aceh Terus Meningkat, Ini Kata DPRA dari Fraksi Gerindra

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menggelar sidang paripurna lanjutan tentang pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) tahun...

Kematian Maradona Dianggap Janggal, Terungkap dari Pengakuan Perawat

BUENOS AIRES | Seorang perawat yang bertugas mengecek kondisi Diego Maradona mengaku ia tidak melakukan pemeriksaan di hari legenda sepak bola itu meninggal karena...

Sindir Perolehan Hasil MTQ Nasional Menurun, Yahdi Hasan : Kegagalan Besar Bagi Pemerintah Aceh

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - DPR Aceh dari Fraksi Partai Aceh meminta Pemerintah Aceh berikan perhatian khusus terhadap implementasi Syariat Islam di Aceh. Anggota...

Sempat Buron, Pemerkosa Siswi SMA di Simeulue Menyerahkan Diri

SINABANG | ACEHJURNAL.COM - Pelaku pemerkosaan seorang sMA di salah kabupaten Simeulue akhirnya menyerahkan diri ke pihak berwajib. Awalnya, pelaku sebut saja Jono sempat...

Isu Pengibaran Bendera Bintang Bulan Jelang Milad GAM, Mualem : Kita Tidak Suruh dan Larang

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM  - Jelang peringatan milad GAM ke-44, Ketua KPA Pusat, Muzakir Manaf menginstruksikan kepada jajaran kombatan GAM agar menyambutnya dengan penuh...

JANTHO | ACEHJURNAL.COM – Mahkamah Syariah kota Jantho menjatuhkan bersalah terhadap MR (78), pelaku pemerkosaan dan pelecehan seksual. Terdakwa dijatuhi hukuman kurungan penjara salaam 24 bulan, dipotong masa tahanan.

Dalam persidangan yang digelar pada Kamis (22/10), pria lanjut usia ini dinyatakan bersalah karena terbukti melakukan rudapaksa terhadap korban berinisial RY (40). Ironisnya, korban adalah seorang penyandang disabilitas.

Majelis Hakim C3 Mahkamah Syar’iyah kota Jantho memberikan putusan kepada terdakwa karena telah melanggar Qanun Aceh nomor 6 tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

​Terdakwa merupakan seorang pekerja mekanik asal Neuheun, Kecamatan Masjid Raya, Aceh Besar. Ia dijatuhi hukuman karena telah melakukan pelecehan seksual dan pemerkosaan terhadap korban RY yang merupakan penyandang disabilitas.

​“Kita sangat menyayangkan kejadian ini, apalagi korban merupakan penyandang disabilitas. Korban yang seharusnya dilindungi malah mengalami pelecehan seksual dan pemerkosaan,” kata Murtadha, LC, Humas Mahkamah Syar’iyah Jantho usai menyampaikan hasil persidangan yang dilaksanakan oleh Majelis Hakim.

Menurut Murtadha, peristiwa yang dilakukan terdakwa sangat mencoreng nama Aceh sebagai daerah syariat Islam. Ia menghimbau setiap orang jangan takut melaporkan kejadian seperti ini karena setiap orang dilindungi oleh undang-undang.

​“Kita apresiasi korban yang berani melaporkan peristiwa yang dialaminya. Perempuan dan anak-anak memang rentan mengalami peristiwa pelecehan, apalagi mereka penyandang disabilitas.

Ia berharap kepada masyarakat untuk tidak takut memberikan laporan kepada pihak berwajib dengan bukti-bukti yang jelas. Karena semua orang berhak untuk dilindungi undang-undang.

​Lebih lanjut, Murtadha menyebutkan terdakwa MR dijatuhi hukuman dengan dua dakwaan, yakni pemerkosaan dan pelecahan seksual. Atas perbuatannya, MR dijatuhi sanksi sesuai pasal 46 Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 tentang hukum jinayat.

​Dengan demikian, terdakwa MR yang sebelumnya sudah menjalani penahanan dituntut tetap melanjutkan sanksi kurungan selama 24 bulan dengan dipotong masa tahanan berjalan. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

HEADLINES

Sorot Kemiskinan di Aceh Terus Meningkat, Ini Kata DPRA dari Fraksi Gerindra

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menggelar sidang paripurna lanjutan tentang pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) tahun...

Kematian Maradona Dianggap Janggal, Terungkap dari Pengakuan Perawat

BUENOS AIRES | Seorang perawat yang bertugas mengecek kondisi Diego Maradona mengaku ia tidak melakukan pemeriksaan di hari legenda sepak bola itu meninggal karena...

Sindir Perolehan Hasil MTQ Nasional Menurun, Yahdi Hasan : Kegagalan Besar Bagi Pemerintah Aceh

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - DPR Aceh dari Fraksi Partai Aceh meminta Pemerintah Aceh berikan perhatian khusus terhadap implementasi Syariat Islam di Aceh. Anggota...

BERITA TERKAIT

Sorot Kemiskinan di Aceh Terus Meningkat, Ini Kata DPRA dari Fraksi Gerindra

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menggelar sidang paripurna lanjutan tentang pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) tahun...

Kematian Maradona Dianggap Janggal, Terungkap dari Pengakuan Perawat

BUENOS AIRES | Seorang perawat yang bertugas mengecek kondisi Diego Maradona mengaku ia tidak melakukan pemeriksaan di hari legenda sepak bola itu meninggal karena...

Sindir Perolehan Hasil MTQ Nasional Menurun, Yahdi Hasan : Kegagalan Besar Bagi Pemerintah Aceh

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - DPR Aceh dari Fraksi Partai Aceh meminta Pemerintah Aceh berikan perhatian khusus terhadap implementasi Syariat Islam di Aceh. Anggota...