Tok! Hakim Ganjar Pelaku Rudapaksa Penyandang Disabilitas 24 Penjara

JANTHO | ACEHJURNAL.COM – Mahkamah Syariah kota Jantho menjatuhkan bersalah terhadap MR (78), pelaku pemerkosaan dan pelecehan seksual. Terdakwa dijatuhi hukuman kurungan penjara salaam 24 bulan, dipotong masa tahanan.

Dalam persidangan yang digelar pada Kamis (22/10), pria lanjut usia ini dinyatakan bersalah karena terbukti melakukan rudapaksa terhadap korban berinisial RY (40). Ironisnya, korban adalah seorang penyandang disabilitas.

Majelis Hakim C3 Mahkamah Syar’iyah kota Jantho memberikan putusan kepada terdakwa karena telah melanggar Qanun Aceh nomor 6 tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

​Terdakwa merupakan seorang pekerja mekanik asal Neuheun, Kecamatan Masjid Raya, Aceh Besar. Ia dijatuhi hukuman karena telah melakukan pelecehan seksual dan pemerkosaan terhadap korban RY yang merupakan penyandang disabilitas.

​“Kita sangat menyayangkan kejadian ini, apalagi korban merupakan penyandang disabilitas. Korban yang seharusnya dilindungi malah mengalami pelecehan seksual dan pemerkosaan,” kata Murtadha, LC, Humas Mahkamah Syar’iyah Jantho u

Advertisement

sai menyampaikan hasil persidangan yang dilaksanakan oleh Majelis Hakim.

Menurut Murtadha, peristiwa yang dilakukan terdakwa sangat mencoreng nama Aceh sebagai daerah syariat Islam. Ia menghimbau setiap orang jangan takut melaporkan kejadian seperti ini karena setiap orang dilindungi oleh undang-undang.

​“Kita apresiasi korban yang berani melaporkan peristiwa yang dialaminya. Perempuan dan anak-anak memang rentan mengalami peristiwa pelecehan, apalagi mereka penyandang disabilitas.

Ia berharap kepada masyarakat untuk tidak takut memberikan laporan kepada pihak berwajib dengan bukti-bukti yang jelas. Karena semua orang berhak untuk dilindungi undang-undang.

​Lebih lanjut, Murtadha menyebutkan terdakwa MR dijatuhi hukuman dengan dua dakwaan, yakni pemerkosaan dan pelecahan seksual. Atas perbuatannya, MR dijatuhi sanksi sesuai pasal 46 Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 tentang hukum jinayat.

​Dengan demikian, terdakwa MR yang sebelumnya sudah menjalani penahanan dituntut tetap melanjutkan sanksi kurungan selama 24 bulan dengan dipotong masa tahanan berjalan. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT