Tiga Napi LP Lambaro Kabur

Mesir dan Kesadaran Literasi

Oleh: Syah Reza* Setelah beberapa hari lalu disibukkan aktivitas dokumentasi di kantor, baru sore ini ada waktu luang untuk ngopi. Kopi memang menjadi teman yang...

Terapkan Protokoler Kesehatan, Pemerintah Aceh Bagikan 150 Ribu Masker ke 118 Dayah

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Dinas Pendidikan Dayah Aceh mendistribusikan sebanyak 150 ribu lembar masker ke 118 Dayah di Aceh. Pembagian ini sebagai wujud...

DPR Aceh Resmi Laporkan Proyek Multiyear ke KP

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) resmi melaporkan pengadaan paket tahun jamak (multiyear) Aceh tahun anggaran 2020-2022. Paket sebesar Rp 2,4...

Belajar dari Fenomena Karoshi; Apa yang Kita Cari dari Kehidupan?

Oleh: Ihsan Sulis* Di negara Jepang ada sebuah fenomena yang dikenal dengan nama Karoshi, yaitu fenomena kematian karena over-work (kelelahan bekerja), beberapa orang di negara...

UMKM Terdampak Pandemi, Erick Thohir Carikan Jalan Keluar

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM Sebagian besar UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah) terdampak pandemi Covid-19 terutama UMKM yang bergerak di sektor pariwisata yang mengandalkan kedatangan turis...

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Sebanyak tiga narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Lambaro, Kabupaten Aceh Besar berhasil kabur. Ketiga napi yang selama ini mendekam di kelas IIA Banda Aceh tersebut berhasil kabur pada Selasa (4/8) dinihari.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto mengatakan, ketiga narapidana yang berhasil kabur tersebut selama ini menjalani hukum terkait kasus narkoba. Mereka selama ini ditahan di kamar sel isolasi.

“Mereka sepertinya telah lama merencanakan untuk melarikan diri dari sel tahanan yang dihuninya. Sementara itu, kamar yang mereka huni berada di luar blok dan dekat penjagaan bagian dalam atau depan klinik,” kata Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto.

Menurutnya, ketiga berhasil kabur dengan cara membongkar pintu ruang isolasi dengan cara mencongkel jeruji pintu bagian bawah. Kemudian mereka menggunakan kain yang sudah tersambung untuk menarik pintu jeruji bagian bawah. Berdasarkan kronologis kejadian, ketiganya berupaya melarikan diri sekira pukul 02.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB.

“Saat itu arus listrik di lapas dalam kondisi padam. Namun setelah upaya keluar dari ruang isolasi, mereka menuju tembok pembatas dan mengikat kain yang telah disambung untuk melarikan diri dari Lapas,” kata Kombes Pol Trisno Riyanto.

Aksi ketiganya itu kemudian diketahui oleh penjaga rutan pada pelaksanaan apel narapidana. Mereka ketahuan kabur setelah dilakukan pengecekan oleh petugas ke ruang-ruang yang dihuni oleh para tahanan. Saat itu, petugas hanya menemukan satu orang napi saja yang tinggal dalam pintu blok yang sudah tertutup rapi tersebut.

Adapun narapidana yang berhasil kabur, diantaranya Kasimin bin Alm. Ali Husin kasus narkotika dengan hukuman penjara selama 18 tahun. Kemudian Saiful Amri bin M. Yusuf, kasus narkotika dengan pidana penjara selaam 18 tahun sub 2 tahun kurungan. Selanjutnya, Heri Fauzi bin Abdullah, kasus narkotika dengan pidana penjara selama 6 tahun 6 bulan sub 1 bulan kurungan.

Kapolresta Banda Aceh berharap agar ketiga warga binaan tersebut segera menyerahkan diri untuk kembali. Mereka diwajibkan untuk kembali ke Lembaga Pemasyarakatan atau melapor ke pos polisi terdekat.

“Kita imbau agar para napi yang kabur untuk menyerahkan diri ke polsek maupun polres setempat dan apabila ada yang mengetahui keberadaan mereka, segera melapor, kerahasiaan pelapor terjamin aman,” tambahnya.

Menurutnya, pihaknya akan melakukan Tindakan tegas berdasarkan ketentuan hukum berlaku apabila ketiga napi tersebut tidak mengindahkannya.

“Kemanapun mereka akan lari tetap akan kita buru dan tangkap, maka baiknya mereka segera menyerah kepada pihak berwajib,” tegasnya. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Hot Topics

Mesir dan Kesadaran Literasi

Oleh: Syah Reza* Setelah beberapa hari lalu disibukkan aktivitas dokumentasi di kantor, baru sore ini ada waktu luang untuk ngopi. Kopi memang menjadi teman yang...

Terapkan Protokoler Kesehatan, Pemerintah Aceh Bagikan 150 Ribu Masker ke 118 Dayah

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Dinas Pendidikan Dayah Aceh mendistribusikan sebanyak 150 ribu lembar masker ke 118 Dayah di Aceh. Pembagian ini sebagai wujud...

DPR Aceh Resmi Laporkan Proyek Multiyear ke KP

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) resmi melaporkan pengadaan paket tahun jamak (multiyear) Aceh tahun anggaran 2020-2022. Paket sebesar Rp 2,4...

Related Articles

Mesir dan Kesadaran Literasi

Oleh: Syah Reza* Setelah beberapa hari lalu disibukkan aktivitas dokumentasi di kantor, baru sore ini ada waktu luang untuk ngopi. Kopi memang menjadi teman yang...

Terapkan Protokoler Kesehatan, Pemerintah Aceh Bagikan 150 Ribu Masker ke 118 Dayah

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Dinas Pendidikan Dayah Aceh mendistribusikan sebanyak 150 ribu lembar masker ke 118 Dayah di Aceh. Pembagian ini sebagai wujud...

DPR Aceh Resmi Laporkan Proyek Multiyear ke KP

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) resmi melaporkan pengadaan paket tahun jamak (multiyear) Aceh tahun anggaran 2020-2022. Paket sebesar Rp 2,4...