Tiga Napi LP Lambaro Kabur

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Sebanyak tiga narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Lambaro, Kabupaten Aceh Besar berhasil kabur. Ketiga napi yang selama ini mendekam di kelas IIA Banda Aceh tersebut berhasil kabur pada Selasa (4/8) dinihari.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto mengatakan, ketiga narapidana yang berhasil kabur tersebut selama ini menjalani hukum terkait kasus narkoba. Mereka selama ini ditahan di kamar sel isolasi.

“Mereka sepertinya telah lama merencanakan untuk melarikan diri dari sel tahanan yang dihuninya. Sementara itu, kamar yang mereka huni berada di luar blok dan dekat penjagaan bagian dalam atau depan klinik,” kata Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto.

Menurutnya, ketiga berhasil kabur dengan cara membongkar pintu ruang isolasi dengan cara mencongkel jeruji pintu bagian bawah. Kemudian mereka menggunakan kain yang sudah tersambung untuk menarik pintu jeruji bagian bawah. Berdasarkan kronologis kejadian, ketiganya berupaya melarikan diri sekira pukul 02.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB.

“Saat itu arus listrik di lapas dalam kondisi padam. Namun setelah upaya keluar dari ruang isolasi, mereka menuju tembok pembatas dan mengikat kain yang telah disambung untuk melarikan diri dari Lapas,” kata Kombes Pol Trisno Riyanto.

Aksi ketiganya itu kemudian diketahui oleh penjaga rutan pada pelaksanaan apel narapidana. Mereka ketahuan kabur setelah dilakukan pengecekan oleh petugas ke ruang-ruang yang dihuni oleh para tahanan. Saat itu, petugas hanya menemukan satu orang napi saja yang tinggal dalam pintu blok yang sudah tertutup rapi tersebut.

Adapun narapidana yang berhasil kabur, diantaranya Kasimin bin Alm. Ali Husin kasus narkotika dengan hukuman penjara selama 18 tahun. Kemudian Saiful Amri bin M. Yusuf, kasus narkotika dengan pidana penjara selaam 18 tahun sub 2 tahun kurungan. Selanjutnya, Heri Fauzi bin Abdullah, kasus narkotika dengan pidana penjara selama 6 tahun 6 bulan sub 1 bulan kurungan.

Kapolresta Banda Aceh berharap agar ketiga warga binaan tersebut segera menyerahkan diri untuk kembali. Mereka diwajibkan untuk kembali ke Lembaga Pemasyarakatan atau melapor ke pos polisi terdekat.

“Kita imbau agar para napi yang kabur untuk menyerahkan diri ke polsek maupun polres setempat dan apabila ada yang mengetahui keberadaan mereka, segera melapor, kerahasiaan pelapor terjamin aman,” tambahnya.

Menurutnya, pihaknya akan melakukan Tindakan tegas berdasarkan ketentuan hukum berlaku apabila ketiga napi tersebut tidak mengindahkannya.

“Kemanapun mereka akan lari tetap akan kita buru dan tangkap, maka baiknya mereka segera menyerah kepada pihak berwajib,” tegasnya. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT