Sektor Industri Berpeluang Ciptakan Investasi di Aceh

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM –  Pemerintah Aceh melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh terus berupaya meningkatkan sektor investasi di Aceh. Salah satu program yang diprioritaskan pada tahun 2021 adalah pengembangan sektor industri, baik yang sudah direvitalisasi maupun yang dibentuk baru. Sehingga ke depan diharapkan dapat membuka lapangan kerja yang lebih banyak.

Kepala DPMPTSP Aceh, Dr. Aulia Sofyan mengatakan, pengembangan kawasan ekonomi sangat dibutuhkan dalam program hilirisasi industri.

“Hilirisasi tersebut dimaksudkan untuk mendapatkan nilai tambah produk bahan mentah, memperkuat struktur industri, menyediakan lapangan kerja, dan memberi peluang usaha di daerah,” kata Dr. Aulia Sofyan kepada AcehJurnal.com, Senin (7/12).

Dr. Aulia menjelaskan, ada beberapa hal yang harus diperlukan dalam pengembangan satu kawasan. Salah satunya adalah lokasi yang strategis di dalam rencana tata ruang wilayah, memiliki perizinan lokasi, pembebasan lahan dan sertifikasi tanah. Selanjutnya perlu adanay penyesuaian dengan kompetensi inti industri di daerah serta membentuk entitas manajemen kawasan ekonomi. Begitu halnya soal  manajemen kawasan industri untuk menarik investor lewat mitra strategis, menyediakan infrastruktur dan utilitas pendukung, pengembangan sumber daya manusia melalui sekolah kejuruan dan penguatan kapasitas dan kompetensi SDM lokal.

Dr. Aulia menambahkan, suatu kawasan ekonomi a

Advertisement

dalah kawasan dengan batas yang dilengkapi dengan sarana, prasarana, dan pengelolaan untuk melakukan kegiatan perekonomian. Bentuk kawasan ekonomi dapat dilihat berdasarkan jenis dan statusnya. Berdasarkan jenisnya, kawasan ekonomi terbagi dalam kawasan industri, pariwisata, pendidikan, kesehatan, dan lain-lain.

Adapun sejumlah kawasan ekonomi yang akan dipersiapkan oleh Pemerintah di Aceh. Menurutnya, kawasan ekonomi yang sudah ada saat ini diantaranya, kawasan BPKS Sabang , KEK Arun, Kawasan Pelabuhan Lampulo dan Kawasan Industri Ladong. Sementara itu, kawasan ekonomi dan industry yang sedang dipersiapkan adalah kawasan ekonomi Barsela di Aceh Barat Daya (Abdya), Nagan Raya dan Asceh Jaya, kawasan Ekonomi Pariwisata Lut Tawar di Takengon, Pariwisata Pulau Banyak, Kawasan Industri Batee Geulungku dan Kawasan Ekonomi Pariwisata Pulau Aceh.

“Dalam membantu meningkatkan investasi ini, perlu adanya segenap dukungan dari segenap eleman masyarakat Aceh. Begitu juga adanya komitmen dari bupati/walikota di seluruh Aceh dalam mewujudkan suatu kawasan pengembangan ekonomi mutlak diperlukan. Apalagi dengan adanya UU Ciptaker memberikan banyak kemudahan dalam pengusulan kawasan ekonomi khusus (KEK) yang baru. Ini merupakan kesempatan bagi daerah-daerah untuk mengupayakan agar di wilayahnya ada satu kawasan pengembangan ekonomi sehingga bisa menjadi sentra pengembangan ekonomi wilayah,” pungkasnya. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT