Pria asal Aceh Besar Perkosa Anak Kandung Tiga Kali

BANDA ACEH | ACEH JURNAL. COM – Sungguh bejat! Begitulah ungkapan yang pantas untuk seorang pria berinisial AK (37). Warga salah satu gampong di Kabupaten Aceh Besar tega mencabuli seorang anak yang masih berusia di bawah umur, sebut saja Kembang (bukan nama sebenarnya). Korban yang masih berusia 14 tahun tersebut tak lain adalah anak kandungnya sendiri.

Perbuatan bejat ini dilakukan pelaku di dalam kamar korban pada bulan November 2021 silam.

AK diringkus Tim Rimueng dan personel unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Banda Aceh, Kamis (9/6/2022) malam dirumahnya.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, SIK melalui Kasatreskrim Kompol M Ryan Citra Yudha, SIK menjelaskan, penangkapan terhadap AK sesuai laporan polisi di Polresta Banda Aceh.

“Sang Ayah, AK diringkus polisi karena telah mencabuli anak kandungnya sejak bulan Februari hingga November 2021 silam. Dalam kasus ini, AK telah melakukan pencabulan sebanyak tiga kali, kata Kompol Ryan.

Kemudian, kata Kompol Ryan, AK dilaporkan isterinya berdasarkan Laporan Polisi nomor LP.B/179/IV/2022/SPKT/POLRESTA BANDA ACEH/POLDA ACEH, tanggal 07 April 2022.

AK di persangkakan melanggar pasal 49 Jo pasal 47 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

Kompol Ryan menjelaskan, AK pada mulanya mengalami permasalahan dengan ibu korban. Mereka sudah lama berselisih paham masalah keluarga. Sementara itu, pelaku AK selama ini tidur bersama korban (kembang).

“Permasalahan keluarga yang dialami oleh AK dan isterinya menjadikan kembang sebagai korban pelampiasan nafsu birahinya,” kata Kompol Ryan lagi.

Menurutnya, AK kerap melampiaskan nafsu birahinya kepada korban pada saat malam hari ketika korban sudah terlelap dalam tidurnya.

Kemudian perlahan – lahan pelaku melakukan perbuatan bejatnya sehingga diketahui oleh korban. Bahkan, pelaku mengancam korban untuk tidak memberitahukan kepada ibunya.

“Seiring waktu berjalan, pelaku pun melakukan perbuatannya lagi dan pada awal bulan April 2022, kembang memberitahukan kepada ibunya apa yang telah dilakukan oleh sang ayahnya, ” ujarnya lagi.

Saat ini pelaku telah mendekam dirumah tahanan Polresta Banda Aceh untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Untuk korban, polisi turut melakukan konseling rutin dengan pihak terkait guna menghilangkan trauma. []

Advertisement
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT