Polres Lhokseunawe Tetapkan Dua Tersangka Kasus Perdagangan Manusia

Fraksi Partai Gerindra : Kekerasan Perempuan dan Anak di Aceh Meningkat

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – DPR Aceh dari Fraksi Gerindra merasa prihatin dengan banyaknya kasus kekerasan perempuan dan anak terjadi di Aceh. Hampir setiap...

Sorot Kemiskinan di Aceh Terus Meningkat, Ini Kata DPRA dari Fraksi Gerindra

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menggelar sidang paripurna lanjutan tentang pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) tahun...

Kematian Maradona Dianggap Janggal, Terungkap dari Pengakuan Perawat

BUENOS AIRES | Seorang perawat yang bertugas mengecek kondisi Diego Maradona mengaku ia tidak melakukan pemeriksaan di hari legenda sepak bola itu meninggal karena...

Sindir Perolehan Hasil MTQ Nasional Menurun, Yahdi Hasan : Kegagalan Besar Bagi Pemerintah Aceh

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - DPR Aceh dari Fraksi Partai Aceh meminta Pemerintah Aceh berikan perhatian khusus terhadap implementasi Syariat Islam di Aceh. Anggota...

Sempat Buron, Pemerkosa Siswi SMA di Simeulue Menyerahkan Diri

SINABANG | ACEHJURNAL.COM - Pelaku pemerkosaan seorang sMA di salah kabupaten Simeulue akhirnya menyerahkan diri ke pihak berwajib. Awalnya, pelaku sebut saja Jono sempat...

LHOKSEUMAWE | ACEHJURNAL.COM – Tim Satuan Reserse Kriminal Polres Lhokseumawe, menetapkan dua orang tersangka dalam kasus perdagangan manusia berinisial JM dan MF.

Sebelumnya, Satuan Tugas (Satgas) penanganan imigran etnis Rohingya Kota Lhokseumawe menangkap tiga orang diduga pelaku perdagangan manusia di kawasan Balai Latihan Kerja (BLK) Meunasah Mee, Kandang, Lhokseumawe. Ketiganya adalah berinisial JM, MF dan SS, Namun SS akhirnya dibebaskan karena tidak terbukti terlibat.

“Dua kita tetapkan sebagai tersangka, dan satu berinisial SS dibebaskan,” kata Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto melalui Kasat Reskrim Iptu Yoga Prasetya, Senin (16/11).

Menurutnya, alasan SS dibebaskan karena tidak mengetahui maksud dari JM dan MF. Hasil interogasi SS hanya ikut-ikutan saja, apalagi dia berkeinginan untuk main-main ke Aceh.

“Jadi yang kita tetapkan tersangka itu satu perempuan dan satu laki-laki. Untuk selanjutnya, kita akan koordinasi dengan Kejaksaan Negeri Lhokseumawe, bagaiman proses lanjutan ke depan,” kata Iptu Yoga.

Sebelumnya, Satuan Tugas (Satgas) penanganan imigran etnis Rohingya Kota Lhokseumawe membekuk tiga orang diduga pelaku perdagangan manusia di daerah tersebut.

Ketiga pelaku tersebut berinisial SS, jenis kelamin laki-laki, MF seorang perempuan yang bertugas sebagai penyambung lidah, JM laki-laki sebagai supir. []

Laporan : Asnawi Umar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

HEADLINES

Fraksi Partai Gerindra : Kekerasan Perempuan dan Anak di Aceh Meningkat

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – DPR Aceh dari Fraksi Gerindra merasa prihatin dengan banyaknya kasus kekerasan perempuan dan anak terjadi di Aceh. Hampir setiap...

Sorot Kemiskinan di Aceh Terus Meningkat, Ini Kata DPRA dari Fraksi Gerindra

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menggelar sidang paripurna lanjutan tentang pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) tahun...

Kematian Maradona Dianggap Janggal, Terungkap dari Pengakuan Perawat

BUENOS AIRES | Seorang perawat yang bertugas mengecek kondisi Diego Maradona mengaku ia tidak melakukan pemeriksaan di hari legenda sepak bola itu meninggal karena...

BERITA TERKAIT

Fraksi Partai Gerindra : Kekerasan Perempuan dan Anak di Aceh Meningkat

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – DPR Aceh dari Fraksi Gerindra merasa prihatin dengan banyaknya kasus kekerasan perempuan dan anak terjadi di Aceh. Hampir setiap...

Sorot Kemiskinan di Aceh Terus Meningkat, Ini Kata DPRA dari Fraksi Gerindra

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menggelar sidang paripurna lanjutan tentang pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) tahun...

Kematian Maradona Dianggap Janggal, Terungkap dari Pengakuan Perawat

BUENOS AIRES | Seorang perawat yang bertugas mengecek kondisi Diego Maradona mengaku ia tidak melakukan pemeriksaan di hari legenda sepak bola itu meninggal karena...