Polisi Limpahkan Kasus Ayah Aniaya Anak Tuna Wicara Ke Kejari Aceh Utara

Lhoksukon | AcehJurnal.com – Tim penyidik dari unit perlindungan perempuan dan anak Satreskrim Polres Aceh Utara menyerahkan tersangka kasus penganiayaan ayah terhadap anak kandungnya ke pihak kejaksaan Negeri Aceh Utara, Kamis (21/1).

Miris! Anak Tuna Wicara Dianiaya Ayah Kandungnya di Aceh Utara

Dari hasil penyelidikan dan penyidikan, tersangka dijerat Pasal 80 ayat (1) ayat (2) dan ayat (4) UU RI No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak Jo pasal 351 Kuhpidana.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Tri Hadiyanto melalui Kasatreskrim, AKP Fauzi mengatakan, ini merupakan penyerahan tahap II berupa pelimpahan berkas dan tersangka maupun barang bukti kepada jaksa.

“Penyerahan itu kita lakukan setelah pihak kejaksaan menyatakan berkas perkara ini lengkap atau P21,” ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Hadiyanto melalui Kasat Reskrim AKP Fauzi pada Jumat (29/1).

Sebelumnya d

Advertisement

iberitakan, seorang anak tuna wicara berusia 4 tahun asal Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, dianiaya ayah kandungnya R (48). Korban kabarnya dianiaya dengan bara api yang terbakar dari sisa seikat daun kelapa kering.

Bukan itu saja, hasil visum mengungkapkan korban juga sebelumnya disulut api rokok oleh ayahnya. Kasus ini terjadi pada 16 September 2020 lalu, kemudian dilaporkan empat hari kemudian oleh nenek dan ibu korban. Pelaku akhirnya dibekuk oleh polisi pada 5 November 2020 lalu di kawasan Aceh Timur.

Dalam penyelidikan kasus ini, polisi melibatkan saksi ahli bahasa SLB Aneuk Nanggroe. Saksi ahli bertugas untuk menterjemahkan keterangan dari korban dan saksi dalam pemeriksaan mengingat kondisi korban dan ibu korban yang sama-sama bisu.

Menurut Catatan visum et repertum, karena perlakuan ayahnya, korban mendapat sejumlah luka bakar di bagian wajah, leher dan badannya. Bahkan korban juga dilaporkan mendapat luka bakar akibat disulut api rokok di bagian kakinya.[]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT