Polisi Gelar Rekonstruksi Anak Bunuh Ibu Kandung di Aceh Utara

Ini Koleksi Mobil dan Motor Milik Istri Edhy Prabowo Yang Ditangkap KPK

JAKARTA | Istri Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo, Iis Rosita Dewi, ditangkap KPK. Iis juga diketahui merupakan anggota Komisi V DPR RI....

Ditegur Karena Tak Pakai Helm, Emak Di Bener Meriah Pekik Takbir Kepada Polisi

REDELONG | ACEHJURNAL.COM - Seorang emak-emak bercadar memarahi petugas kepolisian di lintasan Bireuen-Takengon, tepatnya di Kampung Pante Raya, Kecamatan Wih Pesam, Bener Meriah pada...

Gerebek Lapak Judi di Aceh Tamiang, Satu Pelaku Kabur

KUALA SIMPANG | Petugas Satpol PP/WH Aceh Tamiang menggerebek lapak judi domino di Kampung Kota, Kecamatan Kota Kualasimpang, Aceh Tamiang. Dalam penggerebekan tersebut, pihaknya...

KPK Tangkap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo

JAKARTA | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, Rabu (25/11/2020) dini hari. "Benar, kita telah mengamankan sejumlah orang pada malam...

Setubuhi Anak Tirinya, Pria Ini Dibekuk Polresta Banda Aceh

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Bejat! Begitu kata yang pantas disematkan kepada seorang ayah berinisial AS (35). Pria asal kota Banda Aceh tega menyetubuhi...

*** Adengan ke 25, pelaku berpura-pura menangis

LHOKSUKON | ACEHJRUNAL.COM – Polres Aceh Utara menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan seorang ibu oleh anak kandungnya sendiri di Gampong Meunasah Panton Labu, kecamatan Tanah Jambo Aye, Kamis (9/7/2020).

Rekonstruksi yang digelar pukul 11.00 WIB dilakukan di rumah korban. Dalam prosesi itu, Polres Aceh Utara mengerahkan sebanyak 65 personel ke lokasi untuk pengamanan. Turut hadir pihak dari kejaksaan dan kuasa hukum tersangka.

Tersangka Nasrul (43) memperagakan sebanyak 26 adegan pembunuhan terhadap Fatimah (63) yang tak lain adalah ibu kandungnya sendiri. Adegan pertama dimulai saat pelaku datang menyembunyikan sebilah pisau dibawah pohon pisang di belakang rumah korban. Hal itu diketahui dilakukan 8 hari sebelum aksi pembunuhan terjadi.

Kemudian pada adegan kedua, diceritakan terjadi pada (8/6/2020) pukul 4.30 WIB pelaku kembali datang kerumah korban, lalu berjalan ke belakang rumah dan mengambil pisau yang ia sembunyikan sebelumnya.

Adegan selanjutnya, tersangka tiba di rumah korban dan langsung menuju halaman belakang rumah untuk mengambil sebilah pisau. Pisau itu sebelumnya telah disimpan tersangka selama delapan hari. Korban kemudian memanjat dinding dapur rumah korban. Kemudian tersangka mematikan lampu dengan cara mematikan saklar di tiang rumah korban.

“Saat itu, korban sedang tertidur lelap dan pintu tertutup gorden,” kata Kapolres Aceh Utara,  AKBP Tri Hadiyanto, Jumat (10/7/2020).

Usai mematikan lampu, tersangka kemudian mencoba membangunkan korban dengan cara memanggil dan menggoyangkan kaki korban. Tersangka kemudian mengambil senter dan mengarahkannya ke muka korban. Sehingga

 

korban melihat tersangka memegang sebilah pisau. Sambil mengarahkan pisau ke korban, tersangka mengancam dan akan membunuh korban jika tidak diberikannya sejumlah uang.

Korban pun lantas menjawab jika dirinya tidak memiliki uang yang diminta tersangka. Akhirnya tersangka menarik rambut korban dengan tangan kirinya.

“Tersangka menikamkan pisau keleher sebelah kanan korban dengan mata pisau mengarah ke depan,Tersangka mendorong tubuh korban hingga tersungkur ketanah dengan posisi terlungkup,” tambahnya.

Tersangka kemudian menarik kalung yang melekat di leher korban hingga terputus. Usai menghabisi nyawa ibu kandungnya, tersangka lalu membuang pisau ka arah sudut dinding dapur rumah korban. Tersangka kemudian menuju halaman belakang rumah untuk membersihkan tangannya yang masih berlumuran darah.

Kemudian tersangka menuju tanggul irigasi dan kembali pulang ke rumahnya di Gampong Alue Bili Rayeuk.

“Tersangka kembali lagi ke rumah korban pada besok pagi sekira pukul 06.45 WIB. Korban berpura-pura mengetuk pintu jendela beberapa kali sambil memanggil korban,” katanya lagi.

Tersangka kemudian memanjat dinding rumah korban dan membuka pintu rumah dari dalam. Selanjutnya, tersangka pun berpura-pura memanggil tetangga untuk meminta pertolongan. Pada adengan itu, tersangka pura-pura menangis sambil mengatakan “ma biet ka geutinggai tanyoe (ibu sudang meninggalkan kita)”. []

Laporan : Asnawi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

HEADLINES

Ini Koleksi Mobil dan Motor Milik Istri Edhy Prabowo Yang Ditangkap KPK

JAKARTA | Istri Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo, Iis Rosita Dewi, ditangkap KPK. Iis juga diketahui merupakan anggota Komisi V DPR RI....

Ditegur Karena Tak Pakai Helm, Emak Di Bener Meriah Pekik Takbir Kepada Polisi

REDELONG | ACEHJURNAL.COM - Seorang emak-emak bercadar memarahi petugas kepolisian di lintasan Bireuen-Takengon, tepatnya di Kampung Pante Raya, Kecamatan Wih Pesam, Bener Meriah pada...

Gerebek Lapak Judi di Aceh Tamiang, Satu Pelaku Kabur

KUALA SIMPANG | Petugas Satpol PP/WH Aceh Tamiang menggerebek lapak judi domino di Kampung Kota, Kecamatan Kota Kualasimpang, Aceh Tamiang. Dalam penggerebekan tersebut, pihaknya...

BERITA TERKAIT

Ini Koleksi Mobil dan Motor Milik Istri Edhy Prabowo Yang Ditangkap KPK

JAKARTA | Istri Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo, Iis Rosita Dewi, ditangkap KPK. Iis juga diketahui merupakan anggota Komisi V DPR RI....

Ditegur Karena Tak Pakai Helm, Emak Di Bener Meriah Pekik Takbir Kepada Polisi

REDELONG | ACEHJURNAL.COM - Seorang emak-emak bercadar memarahi petugas kepolisian di lintasan Bireuen-Takengon, tepatnya di Kampung Pante Raya, Kecamatan Wih Pesam, Bener Meriah pada...

Gerebek Lapak Judi di Aceh Tamiang, Satu Pelaku Kabur

KUALA SIMPANG | Petugas Satpol PP/WH Aceh Tamiang menggerebek lapak judi domino di Kampung Kota, Kecamatan Kota Kualasimpang, Aceh Tamiang. Dalam penggerebekan tersebut, pihaknya...