Perkosa dan Bunuh Bocah 13 Tahun, Dua Pria Aceh Singkil Divonis Hukuman Mati

SINGKIL – Pengadilan Negeri Aceh Singkil memvonis hukuman mati kepada dua pria berinisial AS dan KD. Keduanya terbukti membunuh dan memperkosa seorang siswi berusia 13 tahun. Putusan keduanya sama seperti tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Keduanya diadili dalam berkas perkara terpisah dimana sidang pembacaan putusan digelar pada Senin (18/10/2021) kemarin.
Dalam persidangan, majelis hakim menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana ‘turut serta melakukan perbuatan kekerasan memaksa anak melakukan persetubuhan dengannya yang mengakibatkan korban meninggal dunia’ sebagaimana dalam dakwaan primer penuntut umum.
“Menjatuhkan pidana oleh karena itu kepada terdakwa dengan pidana mati. Menetapkan terdakwa tetap berada dalam tahanan,” demikian kata hakim.
Duduk sebagai hakim dalam putusan itu adalah Ramadhan Hasan sebagai hakim ketua dengan hakim anggota Antoni Febriansyah dan Redy Hary Ramandana. Putusan terhadap kedua terdakwa sesuai dengan tuntutan JPU, yaitu hukuman mati.
Advertisement

Kasus pembunuhan dan pemerkosaan tersebut bermula saat terdakwa AS sedang berada di Kantor Desa Lipat Kajang, Aceh Singkil, dan bertemu dengan korban pada Selasa (11/5) lalu. Terdakwa disebut langsung menarik korban ke belakang Kantor Desa.
Setelah memastikan situasi aman, terdakwa memukul korban serta membenturkan kepala ke dinding. Korban diperkosa berkali-kali dalam kondisi tak berdaya.
Perbuatan terdakwa AS dipergoki KD. Bukannya menolong, KD justru ikut memperkosa korban. Setelah melampiaskan nafsunya, kedua terdakwa kembali memukul korban hingga meninggal dunia.
Terdakwa disebut menguburkan jasad korban di belakang kantor desa. Kasus itu mencuat setelah keluarga korban menyatakan korban hilang. Setelah dilakukan pencarian, korban ditemukan terkubur di lokasi.
Kasus tersebut kemudian ditangani polisi dan kedua terdakwa diciduk sehari berselang, Rabu (12/5). Keduanya merupakan tetangga korban. [detik.com]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT