Nekad Edarkan Sabu, IRT Di Aceh Utara Dibekuk Polisi

Lhokseumawe | AcehJurnal.com – Satresnarkoba Polres Lhokseumawe berhasil menciduk seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) yang menjadi pengedar narkotika jenis sabu-sabu, ER (40) warga Kecamatan Sawang, Aceh Utara.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto di hadapan awak media saat konferensi pers di Mapolres Lhokseumawe, Senin (25/1) mengatakan, ER ditangkap berdasarkan laporan masyarakat karena aktifitasnya sebagai pengedar narkotika jenis sabu.

“Menindaklanjuti informasi tersebut, kita melakukan penyelidikan guna memastikan kebenaran info itu. Setelah
lebih kurang sepekan melakukan penyelidikan, didapatlah informasi bahwa tersangka ER ada memiliki, menyimpan dan menjual narkotika jenis sabu,” kata Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto.

Menurutnya, tersangka dibekuk pada Jumat (15/1) sekira pukul 10.00 WIB. Saat ditangkap, tersangka sedang berada di warung yang juga tempat tinggalnya.

Dalam penangkapan itu, petugas juga berhasil menyita barang bukti berupa satu buah dompet warna biru yang di dalamnya terdapat satu bungkus paket besar sabu dan 21 paket kecil dengan berat keseluruhan 99.00 gram. Selain itu, polisi juga turut menyita uang senilai Rp 500 Ribu yang diduga hasil penjualan sabu serta satu unit Hp merek Nokia warna hitam.

Dari pengakuan tersangka, barang haram diperoleh dari seorang rekannya berinisial AD (40). Menurutnya, tersangka AD yang kini menjadi buronan polisi awalnya menawarkan pekerjaan kepada ER untuk menjual sabu.

“Setelah terjadi kesepakatan
maka pada hari Rabu tanggal 13 Januari 2021, AD memberikan satu
bungkus/paket besar kepada tersangka ER di rumahnya,” ujarnya lagi.

Menurutnya, AD akan menagih hasil penjualan sabu kepada ER selama dua atau tiga hari sekali.
Tersangka ER mengaku sudah menggeluti pekerjaaan sebagai pengedar sabu kurang lebih selama dua bulan.

“Alasan tersangka ER adalah untuk menambah penghasilan keluarga,” ujarnya lagi.

Akibat perbuatannya, ER kini mendekam dalam sel tahanan Mapolres Lhokseumawe. ER dijerat dengan pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, ancaman pidana seumur hidup atau paling singkat 5 tahun penjara. []

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT