Mengenang Aksi Maradona di Jakarta

JAKARTA | Dunia sepakbola berduka. Diego Armando Maradona telah tiada di usia 60. Sang maestro yang dijuluki “si tangan tuhan” ini meninggal akibat penyakit otak dan jantung yang menggerogotinya.

Operasi telah dilakukan, tapi tak mampu menyelamatkan mantan pemain sepakbola asal Argentina itu. Warga Argentina mengibarkan bendera setengah tiang sebagai tanda duka.

Selama karir professionanya, Maradona menghabiskan banyak waktu dalam hidupnya untuk berkeliling dunia. Dia menyinggahi banyak negara. Setelah pensiun pun demikian. Salah satu negara yang pernah dikunjunginya adalah Indonesia. Dia datang ke sini pada 2013 lalu untuk memberikan klinik kepelatihan singkat.

Baca : [FOTO] Kenangan Maradona Sambangi Gelora Bung Karno

Pemain yang membawa Argentina menjadi juara Piala Dunia 1986 tersebut memperoleh sambutan luar biasa di Jakarta. Dimulai dari bandara Sukarno-Hatta sampai ke Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Tapi kunjungan Maradona sedikit tercoreng. Jadwalnya berantakan. Maradona urung berbagi tips dan trik bermain sepakbola kepada anak-anak Indonesia. Padahal banyak anak telah menunggu. Dia hanya membagikan bola yang sudah ditandatanganinnya.

Walau begitu, publik seolah memaklumi perilaku demikian. Mereka tahu Maradona legenda dunia. Dia bisa saja berperilaku seenaknya. Sekalipun begitu, orang-orang tetap memujanya. Ini tampak ketika Maradona wafat. Penghormatan terakhir dari masyarakat dunia terus mengalir kepada mantan pemain Napoli itu.

Maradona telah kembali kepada Tuhannya dan mengembalikan tangan Tuhan yang pernah dipinjamnya untuk menjebol gawang Inggris pada 1986. Ciao Diego! [HISTORIA]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT