Acehjurnal.com – Sebuah peristiwa kebakaran merenggut nyawa pasangan lanjut usia (lansia) di Lhokseumawe, Aceh, Jumat (19/9). Kedua korban meninggal dunia setelah terjebak dalam kobaran api yang melalap rumah mereka.
Insiden terjadi di Jalan Blang Malo Gang Pandan, Desa Tumpok Teungoh, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe. Kebakaran tersebut tidak hanya menghanguskan rumah korban, tetapi juga merambat ke rumah tetangga.
Sertu Maulana Ishak, Babinsa TNI Koramil 16/Banda Sakti, mengonfirmasi bahwa dua unit rumah berkonstruksi kayu turut menjadi korban kebakaran. “Satu rumah milik pasangan lansia yang meninggal dan satu rumah milik seorang IRT bernama Zohra (55),” jelasnya, Sabtu (20/9).
Kedua lansia yang menjadi korban tewas diidentifikasi sebagai Salamuddin (80), seorang wiraswasta, dan istrinya, Rafia (70), yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga. Jenazah mereka berhasil dievakuasi dari puing rumah.
Selain kedua orang tuanya, anak mereka, Feri (38), juga menjadi korban dalam insiden ini. Feri mengalami luka bakar di kedua tangannya dan saat ini masih menjalani perawatan di RS Kesrem TK-3 TNI AD Lhokseumawe.
Upaya pemadaman api melibatkan 10 unit mobil pemadam kebakaran dari Pemko Lhokseumawe dan Aceh Utara. Proses pemadaman memakan waktu sekitar dua jam sebelum api berhasil dikendalikan.
Personel Babinsa TNI Koramil 16/Banda Sakti, kepolisian, dan warga setempat turut serta membantu operasi pemadaman. Kerja sama semua pihak berhasil mencegah api menjalar ke bangunan lain di sekitarnya.
Salah seorang saksi mata, Fikri Fadhilah, memberikan keterangan mengenai kronologi kejadian. Ia mengaku sempat melihat korban, Salamuddin, sedang membakar sampah di sekitar rumah sebelum kejadian.
“Setelah membakar sampah, korban masuk ke dalam rumah untuk beristirahat,” ujar Fikri. Diduga, percikan api dari bakaran sampah tersebut terbawa angin dan menyebabkan kebakaran.
“Api diduga berasal dari percikan bakaran sampah yang ditiup angin, kemudian menjalar dan membakar rumah,” tambah Fikri yang menyaksikan awal mula kobaran api.
Penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Namun, keterangan saksi mengarah pada aktivitas pembakaran sampah yang tidak diawasi.
Keluarga dan tetangga berduka atas meninggalnya pasangan lansia tersebut. Kejadian ini menjadi peringatan tentang pentingnya kehati-hatian dalam menangani api, terutama di permukiman padat penduduk.
Sumber: ANTARA



