Kejati Aceh Tangkap Satu Tersangka Korupsi Jembatan Kuala Gigieng di Warkop Batoh

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh menangkap SF (54)  selaku Wakil Direktur CV Pilar Jaya. SF merupakan tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Jembatan Kuala Gigieng Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie tahap dua tahun 2018.
SF ditangkap pada Senin (21/03) sekira pukul 17.30 WIB saat sedang ngopi di Taufik Kupi kawasan Batoh Kota Banda Aceh. SF ditangkap pihak Kejati dibantu Polda Aceh tanpa perlawanan.
Sebelumnya, tim penyidik Kejati Aceh telah menetapkan SF sebagai salah satu tersangka korupsi pembangunan jembatan Kuala Gigieng tahap kedua.  CV Pilar Jaya sendiri adalah pemenang proyek pembangunan Jembatan Gigieng Pidie tahap kedua dengan penawaran harga Rp 1,8 Miliar yang dananya bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Otsus).
Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Aceh R. Raharjo Yusuf Wibisono SH menjelaskan, SF ditangkap tim penyidik lantaran sudah enam kali mangkir dari panggilan penyidik.
“ SF yang menjabat sebagai wakil Direktur CV Pilar Jaya ditangkap saat minum kopi di salah satu warung kopi di kawasan Batoh Banda Aceh, dekat dengan Kantor Kejati Aceh,” ujar Aspidsus R. Raharjo Yusuf Wibisono SH.
Usai ditangkap, tersangka langsung dibawa ke kantor Kejati Aceh untuk diperiksa. Hingga jelang magrib, tersangka masih diperiksa tim penyidik Kejati Aceh di ruang Tindak Pidana Khusus. Setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan di Kejaksaan Tinggi Aceh, tersangka langsung dilakukan penahanan selama 20 hari ke depan.
“SF akan ditahan terhitung mulai Senin (21/3/2022), hingga dua puluh hari ke depan,” ujarnya.
Sebelumnya, SF telah dipanggil sebanyak enam kali namun tak sekali pun memenuhi pemangilan Kejati Aceh. Penyidik akan segera menyusun pemberkasan agar bisa segera dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor. []
Advertisement
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT