Kapolda Aceh Tindak Tegas Pelaku Pencabulan

LHOKSEUMAWE | ACEHJURNAL.COM – Belakangan ini, kasus pencabulan marak terjadi dan mencoreng Bumi Serambi Mekkah. Kasus ini menjadi perhatian serius Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Ahmad Haydar, S.H., M.M saat melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) di Polres Lhokseumawe, Selasa (14/9/2021).
Baca juga : Korban Pencabulan Guru Ngaji di Banda Aceh Bertambah Lima Orang
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Aceh menaruh perhatian besar terhadap kasus-kasus menonjol, terutama dalam penanganan kasus pencabulan yang selama ini ditangani Polres Lhokseumawe.
“Para pelaku dihukum berat. Bila perlu, awak media ikut ambil peran dengan mengamplifikasikannya di media agar pelaku jera dan malu,” kata Kapolda Aceh,Irjen Pol. Drs. Ahmad Haydar, S.H., M.M.

Baca juga : Miris, Ayah Kandung Cabuli Anaknya di Aceh Utara

Bejat! Tukang Gorengan Cs Sekap dan Perkosa Anak di Bawah Umur di Banda Aceh

Dalam keterangannya, pelaku harus ditindak tegas dan diproses hukum lebih berat. Hal senada juga pernah diucapkan Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawat. Ia meminta agar pelaku pencabulan dijerat dengan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).
Advertisement

Istri Gubernur itu meminta agar pelaku benar-benar dibuat jera, agar tidak mengulangi lagi.
Selain itu, mantan Kapuslabfor Polri itu juga meminta agar korban pencabulan diberikan layanan konseling untuk menghilangkan rasa trauma yang dialaminya.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Aceh turut mengapresiasi kepada Polres Lhokseumawe atas pelaksanaan vaksinasi. Kegiatan vaksinasi Covid-19 telah mencapai target di atas 500 orang per hari.
Ia juga turut menghimbau agar turut menggencarkan kampanye vaksinasi Covid-19 dengan melibatkan alim ulama.
“Terimakasih sudah gencar mensosialisasikan vaksin selama ini, sehingga masyarakat sangat antusias untuk mengikutinya. Jadi, dipertahankan dan bila perlu ditingkatkan lagi,” pungkasnya. []
Laporan Asnawi Umar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT