Kadisdik Dayah Dan Guru Besar ITB Asal Aceh Motivasi Santri Dayah MUQ Pagar Air

Banda Aceh | AcehJurnal.com – Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Zahrol Fajri dan Guru Besar ITB, Prof Dr Ir Eng Teuku Abdullah Sanny, M.Sc ikut memotivasi santri Madrasah Ulumul Quran (MUQ) Pagar Air Banda Aceh, Jumat (12/3). Acara ini diselenggarakan pada peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1442 H.

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Zahrol Fajri dalam sambutannya menyampaikan bahwa Dayah MUQ Pagar Air ini didirikan pada tahun 1989 oleh mantan Gubernur Aceh Ibrahim Hasan. Dayah ini sudah banyak menghasilkan alumni-alumni penghafal quran tang berkiprah baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

“Kedepannya kita berharap agar santri terus meningkatkan potensi diri dengan tidak hanya menguasai Ilmu agama namun juga ahli di bidang ilmu pengetahuan lain dan bisa menjadi Pakar di bidang tersebut,” kata Zahrol Fajri.

Mantan Kepala Biro Isra ini juga berharap, santri MUQ Pagar Air tidak hanya belajar menghafal Al-Quran saja. Namun juga harus belajar untuk menafsirkan makna yang terkandung dalam Al-Qur’an itu sendiri. Diantaranya menyangkut dengan hukum-hukum islam (Fiqh) sehingga harus dipahami secara konfrehensif oleh santri.

Terakhir, Zahrol menyampaikan kepada Rais ‘Am dan Pengurus Dayah MUQ Pagar Air agar terus meningkatkan kualitas pengembangan Dayah, baik dari segi kebersihan, manajemen, SDM Guru Dayah dan lain sebagainya. Sehingga Dayah MUQ Pagar Air ini bisa menghasilkan alumni-alumni yang berkualitas serta menjadi contoh bagi dayah-dayah lain di Aceh.

Acara Isra’ Mikraj yang bertemakan “Dengan Peringatan Isra’ Mikraj Nabi Muhammad SAW 1442 H mari kita tingkatkan motivasi santri Dayah MUQ P

Advertisement

agar Air Aceh dalam menguasai IMTAQ dan IPTEK menuju Aceh Hebat” ini juga mengundang pembicara seorang Guru Besar ITB Prof. Dr. Ir. Eng. Teuku Abdullah Sanny, M.Sc.

Prof Teuku Abdullah Sanny dalam tausiahnya meminta agar santri Dayah MUQ Pagar Air generasi muda Aceh agar memegang teguh disiplin waktu.

“Disiplin adalah kunci kesuksesan, semua harus terjadwal dengan baik, insya Allah kita akan sukses,” kata Prof. Dr. Ir. Eng. Teuku Abdullah Sanny, M.Sc.

Disamping itu, kepada para santri agar meningkatkan minat membaca. Pasalnya, katanya lagi, dengan membaca pasti akan membuka pengetahuan.

“Dengan membaca kita pasti belajar, jika belajar kita pasti pintar, kalau sudah pintar Insya Allah sukses,” tambahnya.

Prof Abdullah Sanny juga bercerita bahwa beliau memiliki seorang anak yang bernama Rayyane Mazaya Syifa Insasi M.FSc yang juga seorang Dosen Indonesia Internasional Institute For Life Sciences yang ahli di bidang Pangan.

“Anak saya itu disiplin waktu dan hobi membaca, maka dia sukses. Saya ingin anak-anak Aceh seperti kalian dapat berkiprah baik di Nasional maupun Internasional,” ujar ketua umum Yayasan Beudoh Gampong itu.

Perlu diketahui, Prof Dr Ir Eng Teuku Abdullah Sanny MSc merupakan seorang Putra Aceh yang mengambil doctor di Kyoto University Jepang. Putra asli Montasik, Aceh Besar inj ahli dalam pengeboran tanah dan struktur tanah. Saat ini, ia ikut terlibat sebagai perancang tekhnologi dalam proyek kereta cepat jurusan Jakarta-Bandung. Di bidang ilmu agama, Prof Abdullah Sanny juga seorang penghafal Al-Quran.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT