Jembatan Krueng Teukuh ABDYA Senilai Rp 12 Miliar Dibangun Asal Jadi, Tim Pansus DPRA Berang

Blangpidie | AcehJurnal.com – Tim Panitia Khusus (Pansus) Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (LHP) DPR Aceh Dapil 9 menemukan kejanggalan pada pembangunan jembatan di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). Pasalnya, jembatan yang baru saja selesai dibangun dengan anggaran Rp 12 Miliar ini ditemukan dengan kondisi retak-retak.

Tim Pansus LHP BPK DPRA Dapil 9 ini diketuai oleh Irpanusir. Adapun anggota tim Pansus diantaranya HT Sama Indra, T Safrizal Gamgam, Safaruddin, Hasmidar, Sartina, Hendrioyono, Tarmizi Hamid, dan Syarifuddin.

Baca : Pansus DPRA Temukan Mutu Pengerjaan IPAL Pembangunan Rumah Sakit Regional di Aceh Tengah Rendah

“Saat kita tinjau ke lokasi, kondisi abutment jembatan dalam kondisi retak-retak dan opritnya turun. Ini sangat disayangkan, apalagi anggaran yang dikucurkan pada proses pengerjaan jembatan ini tidak sedikit,” kata Irpanusir kepada AcehJurnal.com via telepon seluler, Kamis (12/8/2021).

Advertisement

Baca : Pansus LHP BPK Turun ke Lapangan, DPRA Ajak Masyarakat Laporkan Proyek Bermasalah

Politisi PAN ini menjelaskan, proyek jembatan Krueng Teukuh yang dibangun senilai Rp 12 Miliar dari APBA 2020 akan lebih parah jika terjadinya luapan air. Apalagi, di musim penghujan ini rentan terkena ambruk jika tidak segera diperbaiki. Selain jembatan Krueng Teukuh, tim Pansus DPRA juga turut mengecek ke sejumlah sekolah di kawasan Abdya. Disana, pihaknya menemukan tiga alat praktik di SMK Susoh yang sudah tidak berfungsi. Ia juga meminta pihak Inspektorat Aceh agar segera turun ke lapangan untuk mengaudit pekerjaan pengadan tersebut.

“Menurut pengakuan pihak sekolah, mereka telah menyampaikannya ke rekanan agar segera diperbaiki. Tapi hingga saat ini belum ada respon apapun. Mengingat siswa-siswi sudah bisa belajar tatap muka sehingga harus segera diperbaiki,” pungkasnya. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT