HomeHukumIni Motif Anak Usir Ibu Kandung dan Saudaranya di Aceh Tengah

Ini Motif Anak Usir Ibu Kandung dan Saudaranya di Aceh Tengah

Takengon – Warga dikejutkan ulah seorang perempuan yang tega mengusir ibu kandung dan saudaranya sendiri dari rumah, Rabu (17/11/2021). Perempuan itu berinisial AH (46) oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berdinas di kantor Bupati Aceh Tengah tega menggugat ibu kandungnya sendiri ke Pengadilan Negeri setempat.
Baca : Viral! Anak Gugat dan Usir Ibu Kandungnya di Takengon

AH yang dikabarkan berdinas di lingkungan kantor Bupati Aceh Tengah, melakukan Gugatan terhadap Alkausar (71) ibu kandung sendiri ke Pengadilan Negeri Aceh Tengah.

Alkausar sang tergugat, yakni ibu kandung dari Asmaul Husnah  selaku penggugat, mengakui kalau dirinya telah digugat oleh anak kandung sendiri, terkait penguasaan rumah warisan peninggalan suaminya.

“Iya benar kemarin pihak pengadilan bersama AH, anak kandung saya ini datang untuk menggelar Sidang Lapangan terkait gugatan anak saya yang mengklaim kalau rumah ini milik penggugat,” jelas ibu 71 tahun ini.

Sengketa rumah ini diakui Alkausar telah berlangsung selama setahun. Sebelum digugat ke Pengadilan Negeri Aceh Tengah mereka juga telah bersengketa di Makamah Syariah, namun hasil islah membuat AH tak puas.

“Sebelumnya kami telah menjalani sidang di Mahkamah Syariah, hasilnya damai atau islah. Tapi anak saya AH tidak puas sehingga melakukan gugatan ke Pengadilan Negeri,” tambah Alkausar.

Alkausar juga menambahkan, semenjak suaminya meninggal satu tahun lalu, tidak ada pembagian harta warisan. Namun kenapa AH mengklaim rumah tersebut miliknya, meski memang sertifikat rumah disimpan penggugat sebagai anak sulung dari 11 bersaudara.

“Setelah suami saya meninggal, AH meminta agar semua sertifikat harta milik ayahnya dia simpan dan karena Husnah anak tertua saya memberikannya. Namun sungguh tidak pernah saya pikirkan kalau AH menggugat saya untuk keluar dari rumah bersama anak-anak saya lain yang juga saudara kandungnya sendiri,” terang Alkausar.

Alkausar juga sangat sedih dengan prilaku anak sulungnya tersebut. Sambil mengenang bagaimana sulitnya membesarkan AH hingga bisa mendapatkan gelar Doktor (S3).

“Kenapa AH begitu tega. Apalagi sebagai anak kandung dan tertua dalam keluarga. Telah saya sekolahkan hingga selesai S3, serta telah menjadi Aparatur Sipil Negara(ASN) malah mengusir ibu dan saudara kandungnya sendiri dari rumah milik mereka bersama,” ujar Alkausar

Kini mau tak mau Alkausar bersama anak-anaknya yang lain harus mempersiapkan perlawanan secara hukum untuk mempertahankan hak mereka. Sambil berharap AH sadar mengembalikan sertifikat tanah dan rumah kepada ibu kandungnya.

“Kami seluarga berharap AH sadar akan tindakan yang diambilnya salah dan segera mengembalikan sertifikat yang telah dia ambil ke kami,” tutup Alkausar.(TVOne)

Stay Connected

16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News

1 COMMENT

Comments are closed.