Gerebek Lapak Judi di Aceh Tamiang, Satu Pelaku Kabur

KUALA SIMPANG | Petugas Satpol PP/WH Aceh Tamiang menggerebek lapak judi domino di Kampung Kota, Kecamatan Kota Kualasimpang, Aceh Tamiang. Dalam penggerebekan tersebut, pihaknya berhasil mengamankan 3 orang yang tengah asik bermain judi.

Kepala Bidang Penegakan Syariat Islam Satpol PP dan WH Aceh Tamiang, Syahrir Pua Lapu mengatakan, masyarakat setempat sudah mulai resah dengan aktifitas permainan batu domino yang berada di Dusun Pahlawan Kampung kota itu, karena permainan tersebut dijadikan taruhan atau judi.

“Dan masyarakat mulai resah itu telah beberapa kali melaporkan kegiatan itu kepada kami,” kata Syahrir pada Selasa (24/11).

Warga yang resah tersebut meminta kepada pihak Satpol PP dan WH agar menertibkan lapak judi domino itu yang sudah membuat resah masyarakat di sekitar tempat itu. Mendapat informasi itu, pihaknya langsung mengirimkan petugas untuk melakukan penyelidikan dil okasi yang telah disebutkan itu.

Setelah beberapa hari dilakukan pengintaian di lokasi itu oleh petugas, kata Syahrir ternyata laporan yang diberikan masyarakat itu benar adanya.

Selanjutnya, kata dia, tepatnya pada Senin (23/11) sore kemarin, pihaknya pun langsung menurunkan sembilan personel Satpol PP dan W

Advertisement

H ke lokasi tersebut guna melakukan penggerebekan.

“Ketika kami tiba di lokasi itu, kami menemukan empat orang yang tengah asik bermain judi, dan mereka pun langsung kami gelandang ke kantor,” katanya.

“Dari 4 pelaku, satu di antaranya berinisial M berhasil kabur dan telah kami ditetapkan sebagai DPO,” katanya.

Syahri mengungkapkan, M berhasil kabur saat akan dibawa oleh salah seorang petugas dari ruang tahanan ke ruang pemeriksaan. “Ketika itu hanya ada satu petugas yang mengawal tersangka,” katanya.

Petugas sempat melakukan pengejaran terhadap M, akan tetapi petugas gagal menangkapnya, dikarenakan petugas yang mengawal dan melakukan pengejaran itu kelelahan.

“Dan petugas kami itu juga baru selesai melaksanakan kegiatan Covid-19. Diduga pelaku memanfaatkannya dengan lari ke arah perkebunan di belakang,” ujarnya.

Syahrir mengaku, pihaknya hingga kini terus melakukan pencarian terhadap pelaku yang berhasil lolos. Dan dia pun juga mengimbau, agar tersangka segera menyerahkan diri sebelum kasus pengejaran ini dilaporkan ke polisi.

“Bila dalam beberapa hari ini M tidak menyerahkan diri, kami akan berkoordinasi dengan polisi,” kata Syahrir. [TAGAR.ID]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT