Diterpa Isu Fitnah Mesum dengan Janda, Walikota Langsa Akan Lapor ke Polda Aceh

Langsa | AcehJurnal.com – Walikota Langsa diterpa isu tak sedap. Sapaan akrab Toke Suum ini dikabarkan difitnah terlibat kasus mesum dengan seorang janda berinsial N alias Dek Ai. Dugaan pencemaran ini dilontarkan oleh Ketua LSM KIBAR Aceh, Muslem.
Muslem menjelaskan, perbuatan tak senonoh itu bahkan dilakukan di Pendopo Walikota Langsa pada akhir April 2018 lalu.
“Saat itu, Dek Ai menginap di sebuah kamar yang sudah disediakan oleh Walikota Langsa, UA bin Abdullah alias Toke Suum,” kata Muslem,SE melalui keterangan resmi ke redaksi, Senin (16/8/2021) malam.
Kejadian itu berawal saat N alias Dek Ai dihubungi oleh terduga walikota Langsa, UA bin Abdullah. N alias Ai, warga Aceh Tamiang yang saat itu tinggal di kota Banda Aceh dihubungi UA untuk ke Langsa. Selanjutnya, N alias Ai kemudian berangkat ke Langsa dengan menumpangi bus jenis Hiace. Terduga UA bin Abdullah menanggung semua biaya perjalanan N alias Ai.
“UA mengirimkan uang sebanyak Rp 2 Juta agar N alias Ai segera ke Langsa,” kata Muslim, SE.
Setiba disana, N alias Ai langsung menginap di pendopo Walikota Langsa.
Terduga Walikota Langsa, UA memberikan fasilitas kamar tamu di Pendopo kepada Ai untuk bermalam. Sekira pukul 24.00 WIB, terduga UA langsung menyelinap masuk ke kamar tempat N alias Ai menginap.
Advertisement

“Saat itulah, perbuatan asusila antara terduga UA dengan N alias Ai itu terjadi. Keduanya tidak terikat pernikahan yang sah menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tambahnya.
Menanggapi hal itu, redaksi AcehJurnal.com mencoba menghubungi salah satu pejabat teras di Pemko Langsa. Menurutnya, Walikota Langsa Usman Abdullah saat ini sedang dalam perjalanan menuju ke Banda Aceh. Narasumber yang enggan namanya ditulis mengatakan, Walikota Langsa Usman Abdullah akan melaporkan pernyataan Ketua LSM KIBAR Aceh, Muslim ke Mapolda Aceh karena dianggap telah melakukan pencemaran nama baiknya.
“Bapak (walikota) sedang menuju ke Banda Aceh untuk melaporkan ke Polda Aceh terkait pencemaran nama baiknya. Itu fitnah sama sekali karena sebelumnya Cut Lem (Muslim,SE) sering bertandang ke pendopo dan kantor-kantor untuk meminta sejumlah uang. Namun sering ditolak,” ujarnya lagi. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT