Diduga Lakukan Penipuan, Anggota DPRK ABDYA Dilaporkan ke Polda Aceh

Wali Nanggroe, Semoga Tidak Ada Lagi Generasi Aceh yang Direhabiltasi

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haytar berharap, di masa-masa mendatang tidak ada generasi muda...

Hayeu ! Band “Keubibit” Asal Aceh Sukses Raih AMI Award 2020

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM - Group Musik etnik asal Aceh Keubibit berhasil meraih Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2020. Pengumuman keberhasilan itu sisampaikan melalui televisi...

Terjaring OTT, KPK Umumkan Status Hukum Wali Kota Cimahi Besok

JAKARTA | Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna yang terjerat operasi tangkap tangan (OTT) atas dugaan suap terkait perizinan rumah sakit masih diperiksa di...

Di Tengah Pandemi, Investor Korea Tertarik Investasi Pengolahan Air Minum di KEK Arun

LHOKSEUMAWE | ACEHJURNAL.COM - Di tengah pandemi covid-19, persahaan asal Korea Selatan, Daejin berencana melakukan investasi di Kawasan Khusus Ekonomi (KEK) Arun kota Lhokseumawe....

Polemik di MAA, Usman Lamreueng Minta Gubernur Aceh Segera Lantik Badruzzaman Sebagai Ketua

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Kisruh Majelis Adat Aceh (MAA) mulai menyita perhatian dari berbagai elemen masyarakat. Akademisi Universitas Abulyatama, Usman Lamreueng mangatakan, polemik...

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Anggota DPRK ABDYA berinisial AS dilaporkan ke Mapolda Aceh terkait kasus dugaan penipuan. Pelaporan ini dilakukan oleh korban bernama Zahraini (57), warga Kecamatan Blangpidie, Abdya.

Zahraini mendatangi Mapolda Aceh bersama kuasa hukumnya dari Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Abdya pada Selasa, 14 Juli 2020. Setelah membuat laporan di SPKT Polda Aceh, Zahraini langsung dimintai keterangan atau Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Ketua YARA Abdya, Miswar mengatakan, AS yang juga politikus Partai Nanggroe Aceh (PNA) dilaporkan karena diduga menipu Zahraini sebesar Rp 300 juta. Penipuan ini juga melibatkan RS, mantan karyawan BRI Cabang Blangpidie yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang sama.

“Jadi yang kita laporkan hari ini, selain tersangka RS juga oknum anggota DPRK Abdya berinsial AS,” ujar Miswar dalam konferensi pers di Banda Aceh, Selasa, 14 Juli 2020.

Ia menjelaskan, penipuan itu bermula saat RS mendatangi Zahraini dan menawarkan salah satu program baru dari BRI Kantor Wilayah di Banda Aceh. Untuk meyakinkan korban, RS juga mencatut nama pimpinan cabang (pinca) BRI Blangpidie.

“Zahraini diyakinkan oleh AS bahwa nomor rekeningnya dijadikan tempat penampungan dari RS, karena sudah diyakinkan, makanya ditranser,” kata Miswar.

Saat itu, lanjut Miswar, RS juga meminta agar Zahraini mentransfer uang sebesar Rp 300 juta itu ke rekening AS. Proses tranfser dilakukan dua tahap, pertama pada 5 Februari 2020 sebesar Rp 110 juta dan kedua pada 28 Maret 2020 sebesar Rp 190 juta.

“Jadi total semua ada Rp 300 juta. Kami bisa membuktikan dengan kwitansi dan mengkonfimasi bukti penyetoran kepada AS,” tutur Miswar.

Ia berharap agar Polda Aceh dan Polres Abdya mengusut kasus tersebut sampai tuntas. YARA juga meminta pihak kepolisian untuk menjerat siapa saja yang terlibat dalam kasus dugaan penipuan tersebut.

 

“YARA saat ini juga terbuka untuk menerima aduan dari masyarakat, siapa tahu ada lagi korban, jadi YARA siap mendampingi untuk melaporkan jika ada korban yang merasa dirugikan oleh RS dan AS,” ujarnya. []

Sumber : Beritagar.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

HEADLINES

Wali Nanggroe, Semoga Tidak Ada Lagi Generasi Aceh yang Direhabiltasi

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haytar berharap, di masa-masa mendatang tidak ada generasi muda...

Hayeu ! Band “Keubibit” Asal Aceh Sukses Raih AMI Award 2020

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM - Group Musik etnik asal Aceh Keubibit berhasil meraih Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2020. Pengumuman keberhasilan itu sisampaikan melalui televisi...

Terjaring OTT, KPK Umumkan Status Hukum Wali Kota Cimahi Besok

JAKARTA | Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna yang terjerat operasi tangkap tangan (OTT) atas dugaan suap terkait perizinan rumah sakit masih diperiksa di...

BERITA TERKAIT

Wali Nanggroe, Semoga Tidak Ada Lagi Generasi Aceh yang Direhabiltasi

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haytar berharap, di masa-masa mendatang tidak ada generasi muda...

Hayeu ! Band “Keubibit” Asal Aceh Sukses Raih AMI Award 2020

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM - Group Musik etnik asal Aceh Keubibit berhasil meraih Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2020. Pengumuman keberhasilan itu sisampaikan melalui televisi...

Terjaring OTT, KPK Umumkan Status Hukum Wali Kota Cimahi Besok

JAKARTA | Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna yang terjerat operasi tangkap tangan (OTT) atas dugaan suap terkait perizinan rumah sakit masih diperiksa di...