Diburu Polisi Karena Terlibat Pembacokan di Lambaro, Pelaku Dikenal Pendiam

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Jajaran Polresta Banda Aceh masih mengejar Amiruddin (40), pelaku pembacokan di Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar pada Kamis (12/11) malam.

Guna mempersempit gerak pelaku, polisi menyebarkan foto-foto tersangka ke seluruh jajaran Polda Aceh dan menetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO).

Ini Kronologis Pembacokan Sadis di Lambaro

Kapolresta Banda Aceh,Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kasatreskrim AKP M. Ryan Citra Yudha mengatakan, pihaknya masih memburu pelaku asal Gampong Teubang Phui, Kecamatan Montasik, Aceh Besar tersebut.

Ia berharap kepada masyarakat yang mengetahui keberadaan tersangka dapat menghubungi kepolisian terdekat atau melalui nomor HP: 0811685549.

Keluar Dari ATM, Seorang Pria Kritis Dibacok di Pasar Lambaro

“Terhadap tersangka Amiruddin, kami dari Polresta Banda Aceh meminta saudara untuk segera menyerahkan diri ke aparat kepolisian,” kata Kasatreskrim AKP M. Ryan Citra Yudha.

Di mata warganya, pelaku dikenal sebagai sosok pendiam dan mudah berbaur bersama masyarakat.

Narasumber yang enggan namanya ditulis menceritakan, pelaku merupakan sosok yang memiliki tanggungjawab terhadap keluarganya. Sebelum insiden berdarah ini, pelaku sudah memperingatkan agar korban tidak lagi menggangu istrinya.

Pasalnya, pelaku sudah mulai curiga dengan gelagat perselingkuhan antara korban dengan istrinya. Kabarnya pelaku sudah tahu mereka selingkuh sekitar tiga bulan lalu.

Terkait Pembacokan Di Lambaro, Pelaku Sudah Peringatkan Korban Agar Tidak Dekati Istrinya

“Bahkan, keharmonisan rumah tangga keduanya juga sudah retak. Karena selain pelaku, istri korban juga sudah tahu kabar perselingkuhan mereka,” katanya lagi.

Diberitakan sebelumnya, pembacokan terjadi di kawasan Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar pada Kamis (12/11) malam.

Insiden berdarah ini terjadi di depan sebuah bank jalan Soekarno-Hatta. Motifnya dilatarbelakangi hubungan asmara antara korban berinisial KH (42) dengan ST (35) yang tak lain adalah istri pelaku.

Korban Pembacokan di Lambaro Meninggal Dunia

Kronologis kejadian, ST mengajak rekannya, SY (31) untuk menemui korban KH di kawasan Lambaro. Tanpa menaruh curiga, ternyata pelaku sudah membuntuti istrinya dari belakang.

Setiba di kawasan Lambaro, korban akhirnya menjemput ST dan pergi bersama mobil pick up Isuzu Panther hitam milik korban untuk membeli nasi goreng. Saat itulah, pelaku menghadang korban dan langsung membacok sadis pria asal Kecamatan Blang Bintang tersebut. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT