Diancam Parang Hingga Trauma, Ini Kronologis Pelaku Rudapaksa Tiga Bocah Malang di Banda Aceh

Polresta Banda Aceh Bekuk Ayah Kandung Perkosa Anaknya Sendiri

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Seorang pria berinisial C dibekuk kepolisian dari Polresta Banda Aceh. Pria asal Kabupaten Aceh Besar ini diduga memerkosa anak...

Di Hadapan Sekda Aceh, Iskandar Al Farlaky Kembali Desak Pemerintah Aceh Perhatikan Nelayan Aceh Yang Masih ditahan di India dan Myanmar

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Anggota DPR Aceh, Iskandar Usman Al Farlaky mendesak Pemerintah Aceh tidak mengabaikan nasib nelayan Aceh yang masih ditahan di...

Restui Perayaan Maulid, Plt Gubernur Aceh Ajak Warga Hindari Kerumunan

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM —Maulid Nabi Besar Muhammad SAW megandung nilai-nilai ibadah dan ukuwah Islamiah bagi masyarakat Aceh. Perayaan Maulid Nabi biasanya dirangkai dengan zikir,...

Jelang Libur dan Cuti Bersama, Aceh Menjadi Zona Oranye Covid-19

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM –  Menjelang hari libur dan cuti bersama mulai  28 Oktober -30 Oktober 2020 nanti,  Aceh menjadi zona oranye Covid-19 dengan...

Habib Bahar Kembali Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan

BANDUNG | Habib Bahar bin Smith kembali terjerat kasus dugaan penganiayaan. Dia ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jabar berkaitan perkara tersebut. Informasi dihimpun, kasus dugaan...

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Tiga anak di bawah umur kembali menjadi korban rudapaksa tiga pelaku di wilayah Kecamatan Lueng Bata, Kota Banda Aceh. Ketiga pelaku tersebut yakni berinisial TR (49) dan RS (34), warga Kota Banda Aceh dan RR (20) warga Aceh Besar. Sedangkan ketiga korban sebut saja Bunga, Melati dan Indah.

Peristiwa bejat ini bermula saat korban hendak pergi ke warung yang lokasinya tak jauh berada di rumahnya. Tak jauh situ, pelaku TR yang sedang berjualan pisang goreng  memanggil keduanya korban berinisial Bunga dan Melati tersebut. Saat kedua korban menghampiri, pelaku TR langsung menarik paksa kedua korban yang usianya masih sangat belia tersebut. Bahkan, kedua bocah perempuan malang itu diikat kedua tangannya dengan lakban. Tak hanya itu, mulutnya juga disumpal dengan lakban sehingga tidak terendus para penyintas.

Baca juga : Bejat! Tukang Gorengan Cs Sekap dan Perkosa Anak di Bawah Umur di Banda Aceh

Biadabnya lagi, satu korban lainnya berinsial Indah juga turut disekap dalam kolong rak milik pelaku TR. Ketiganya disekap selama enam jam, terhitung sejak pukul 10.00 WIB hingga 16 WIB.

Usai ketiga korbannya tak berdaya, pelaku TR turut mengajak dua rekan lainnya, yakni RS dan SS untuk memperkosa ketiga bocah perempuang malang tersebut.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kasatreskrim AKP Muhammad Ryan Citra Yudha menjelaskan, saat melampiaskan nafsu bejat ini, pelaku TR yang usianya mendekati setengah abad ini merupakan aktor utama dibalik kasus rudapaksa tersebut.

“Pelaku TR ini yang terlibat dalam menentukan korban mana yang berhak disetubuhi oleh pelaku RS dan SS,” kata AKP Muhammad Ryan Citra Yudha.

Perbuatan bejat ini mulai terungkap pada Februari 2020 lalu. Namun, kasus ini baru terungkap pada 25 September 2020. Ini berawal dari laporan salah satu orangtua korban berinisial EL (35). Kasus ini mulai merebak karena dua dari ketiga bocah malang tersebut dihantui rasa rakut terhadap pelaku TR. Pasalnya, pelaku TR mengancam ketiga korban dengan sebilah parang agar tidak menceritakan perihal kejadian tersebut.

Kasus ini mulai terungkap ketika salah satu ibu korban hendak mencari seorang pembantu. Saat itu, istri tersangka TR mengaku berminat untuk bekerja sebagai pembantunya. Sontak, Bunga yang menjadi korban merasa syok tatkala melihat tersangka TR dan istrinya sedang berada di rumahnya.

“Spontan saja, si anak berinsial Bunga ini mengeluar kata-kata kalua TR itu sangat jahat dan sebaiknya jangan diterima bekerja. Berawal dari kejadian itu, orangtua korban Bunga ini mulai menaruh curiga terhadap perkataan anaknya itu. Sehingga orangtuanya ini kemudian mencari tahu perihal apa yang menimpa putrinya itu. ,” kata AKP Muhammad Ryan Citra Yudha.

Pantauan ACEHJURNAL.COM, ketika Kasatreskrim Polresta Banda Aceh, AKP Muhammad Ryan Citra Yudha menceritakan kronologis perbuatan bejat yang dilakukan ketiga tersangka pada Selasa (6/10). Turut didampingi Kanit PPA, Ipda Puti Rahmadiani, STrK dan Kasubag Humas, Iptu Hardi, SH. Pada konferensi pers ini, tak sedikit awak media geram. Mereka ikut tersulut emosi tatkala mendengar perihal perbuatan bejat yang dilakukan oleh ketiga pelaku tersebut.

“Sungguh bejat dan biadab sekali. Pantasnya ketiga pelaku ini hukumannya diperberat. Bahkan hukuman seumur hidup atau dikebiri,” kata seorang wartawan yang ikut dalam konferensi pers.

“Kalau bisa hukuman mati aja, ini kan kejahatan pedofilia. Apalagi pelaku TR juga turut terlibat kasus sodomi terhadap korban anak laki-laki,” timpal seorang wartawan lainnya.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

HEADLINES

Polresta Banda Aceh Bekuk Ayah Kandung Perkosa Anaknya Sendiri

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Seorang pria berinisial C dibekuk kepolisian dari Polresta Banda Aceh. Pria asal Kabupaten Aceh Besar ini diduga memerkosa anak...

Di Hadapan Sekda Aceh, Iskandar Al Farlaky Kembali Desak Pemerintah Aceh Perhatikan Nelayan Aceh Yang Masih ditahan di India dan Myanmar

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Anggota DPR Aceh, Iskandar Usman Al Farlaky mendesak Pemerintah Aceh tidak mengabaikan nasib nelayan Aceh yang masih ditahan di...

Restui Perayaan Maulid, Plt Gubernur Aceh Ajak Warga Hindari Kerumunan

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM —Maulid Nabi Besar Muhammad SAW megandung nilai-nilai ibadah dan ukuwah Islamiah bagi masyarakat Aceh. Perayaan Maulid Nabi biasanya dirangkai dengan zikir,...

BERITA TERKAIT

Polresta Banda Aceh Bekuk Ayah Kandung Perkosa Anaknya Sendiri

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Seorang pria berinisial C dibekuk kepolisian dari Polresta Banda Aceh. Pria asal Kabupaten Aceh Besar ini diduga memerkosa anak...

Di Hadapan Sekda Aceh, Iskandar Al Farlaky Kembali Desak Pemerintah Aceh Perhatikan Nelayan Aceh Yang Masih ditahan di India dan Myanmar

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Anggota DPR Aceh, Iskandar Usman Al Farlaky mendesak Pemerintah Aceh tidak mengabaikan nasib nelayan Aceh yang masih ditahan di...

Restui Perayaan Maulid, Plt Gubernur Aceh Ajak Warga Hindari Kerumunan

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM —Maulid Nabi Besar Muhammad SAW megandung nilai-nilai ibadah dan ukuwah Islamiah bagi masyarakat Aceh. Perayaan Maulid Nabi biasanya dirangkai dengan zikir,...