Culik Pengusaha Dealer, Dua Kelompok Bersenjata Ditangkap Polres Lhokseumawe

Joel Bungalow : Wisata Adalah Sektor Riil Investasi di Aceh

ACEH BESAR | ACEHJURNAL.COM - “Berbicara sektor pariwisata itu riil, karena dengan dengan hidupnya sektor pariwisata di Aceh, otomatis sektor kuliner juga berkembang. Ini...

Wali Nanggroe, Semoga Tidak Ada Lagi Generasi Aceh yang Direhabiltasi

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haytar berharap, di masa-masa mendatang tidak ada generasi muda...

Hayeu ! Band “Keubibit” Asal Aceh Sukses Raih AMI Award 2020

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM - Group Musik etnik asal Aceh Keubibit berhasil meraih Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2020. Pengumuman keberhasilan itu sisampaikan melalui televisi...

Ketua DPRA : APBA 2021 Harus Selesaikan Persoalan Kemiskinan di Aceh

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Ketua DPR Aceh, Dahlan Jamaluddin menegaskan bahwa, anggaran pendapatan dan belanja Aceh (APBA) tahun anggran 2021 harus dipergunakan sebaik...

Terjaring OTT, KPK Umumkan Status Hukum Wali Kota Cimahi Besok

JAKARTA | Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna yang terjerat operasi tangkap tangan (OTT) atas dugaan suap terkait perizinan rumah sakit masih diperiksa di...

LHOKSEUMAWE | ACEHJURNAL.COM – Tim Gabungan Polda Aceh dibantu Polres Lhokseumawe berhasil membekuk dua anggota kriminal bersenjata (KKB) pada Selasa (15/9).

Kedua kelompok tersebut beberapa hari lalu terlibat dalam penculikan terhadap Maimun Darwis (44) warga Gampong Blang Mane, Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe. Korban adalah seorang pengusaha dealer sepada motor di Gampong Ulee Blang Mane, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe. Informasi diperoleh, keduanya ditangkap tim gabungan di Gampong Bale Panas, Kecamatan Juli, Bireuen.

“Benar. Mereka ditangkap di depan Bank Aceh. Kini korban sudah kembali bersama keluarganya dengan selamat,” ujar narasumber di Mapolres Lhokseumawe yang enggan namanya ditulis via telepon seluler, Kamis (17/9).

Kedua tersangka, yakni berinisial IS (28), warga Gampong Tijin, Kecamatan Ulim, Pidie Jaya dan A alias Ayah Rin (40) warga Gampong Bale Panas, Kecamatan Juli, Bireuen. Kedunya ditangkap berdasarkan Laporan Polisi No. LP/303/IX/2020/Aceh/Res Lsmw, tanggal 11 September 2020.

Dalam penangkapan itu, polisi berhasil mengamankan satu unit mobil Avanza putih bernomor polisi BK 1663 HM, satu unit Avanza hitam bernomor polisi BL 1363 ZJ dan dua unit HP. Selanjunya, 1 pucuk senjata api jenis AK-56, 1 pucuk senjata api laras pendek jenis SIG SAUER, 5 butir amunisi senpi SIG SAUER dan 24 butir amunisi Senpi AK.

Berdasarkan kronologisnya, peristiwa penculikan itu terjadi pada Rabu (9/9) lalu sekira pukul 18.30 WIB. Saat itu, korban diculik di rumahnya. Dari rekaman CCTV terlihat, tiga orang bersenjata api membawa kobran dan mobilnya.

Dari hasil rekaman CCTV itulah, petugas langsung melakukan penyelidikan.  Pada Selasa (15/9), polisi berhasil menangkap tersangka A alias Ayah Rin di rumahnya. Esok harinya, Rabu (16/9), polisi juga berhasil membekuk Is di depan Bank Aceh.

Berdasarkan rekaman CCTV, tim melakukan penyelidikan dan pada Selasa (15/9/2020) tim gabungan berhasil menangkap tersangka A alias Ayah Rin di rumahnya Desa Bale Panas, Kec. Juli, Bireuen. Selanjutnya tim melakukan pengembangan dan pada Rabu (16/9/2020) dan berhasil menangkap Is di depan Bank Aceh.

“Tersangka Is baru saja mengantar korban dari kota Banda Aceh ke rumahnya bersama pelaku lainnya dengan mobil penumpang L300. Usai mengantar korban, tersangka hendak pulang ke Pidie Jaya. Saat berada depan Bank Aceh, langsung kita tangkap,” katanya lagi.

Saat ini, kedua tersangka beserta barang buktinya telah digelandang ke Mapolres Lhokseumawe. Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto hingga saat ini, masih belum memberikan keterangan resmi terkait motif dibalik penculikan tersebut. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

HEADLINES

Joel Bungalow : Wisata Adalah Sektor Riil Investasi di Aceh

ACEH BESAR | ACEHJURNAL.COM - “Berbicara sektor pariwisata itu riil, karena dengan dengan hidupnya sektor pariwisata di Aceh, otomatis sektor kuliner juga berkembang. Ini...

Wali Nanggroe, Semoga Tidak Ada Lagi Generasi Aceh yang Direhabiltasi

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haytar berharap, di masa-masa mendatang tidak ada generasi muda...

Hayeu ! Band “Keubibit” Asal Aceh Sukses Raih AMI Award 2020

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM - Group Musik etnik asal Aceh Keubibit berhasil meraih Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2020. Pengumuman keberhasilan itu sisampaikan melalui televisi...

BERITA TERKAIT

Joel Bungalow : Wisata Adalah Sektor Riil Investasi di Aceh

ACEH BESAR | ACEHJURNAL.COM - “Berbicara sektor pariwisata itu riil, karena dengan dengan hidupnya sektor pariwisata di Aceh, otomatis sektor kuliner juga berkembang. Ini...

Wali Nanggroe, Semoga Tidak Ada Lagi Generasi Aceh yang Direhabiltasi

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haytar berharap, di masa-masa mendatang tidak ada generasi muda...

Hayeu ! Band “Keubibit” Asal Aceh Sukses Raih AMI Award 2020

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM - Group Musik etnik asal Aceh Keubibit berhasil meraih Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2020. Pengumuman keberhasilan itu sisampaikan melalui televisi...