Cabuli Dua Anak Dibawah Umur, Pria ABDYA Diringkus Polisi

BLANGPIDIE | ACEHJURNAL.COM – Seorang pria harus berurusan dengan pihak kepolisian karena diduga telah melakukan tindak pidana pemerkosaan terhadap dua orang anak dibawah umur. Pria berinisial DH (29) tercatat sebagai warga Gampong Alue Peunawa, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (ABDYA).

Kapolres ABDYA melalui Kasatreskrim, AKP Erjan Dasmi dikutip laman ANTARA  menyebutkan, pelaku dibekuk pada Selasa (10/11) kemarin.  Menurutnya, pelaku telah melakukan perbuatan dugaan tindak pidana pemerkosaan pada dua orang anak bawah umur, sebut saja Bunga dan Melati. Kedua korban berstatus anak dibawah umur masing-masing masih berumur tujuh tahun.

“Kedua korban juga tercatat warga Desa Alue Peunawa, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Abdya,” kata Kasatreskrim AKP Erjan Dasmi.

Berdasarkan kronologisnya, pada Senin (09/11) sekira pukul 16.30 Wib kedua korban bersama seorang temannya yang sama-sama masih bawah umur sedang bermain di kebun sawit. Kebetulan lokasi kebun sawit itu berada di belakang salah satu korban di desa setempat.

Tiba-tiba datang pelaku yang saat itu tersangka sedang mengejar ayam miliknya. Kemudian pelaku melihat tiga gadis kecil sedang asyik bermain rumah-rumahan di b

Advertisement

elakang rumah, lalu mendatanginya.

Merasa takut, ketiga anak yang masih belia tersebut langsung lari menjauhi pria bejat itu. Namun, pelaku mengejarnya dan berhasil menangkap dua dari tiga orang gadis kecil tersebut.

“Setelah itu, pelaku membawa kedua korban ke semak-semak. Dalam areal kebun sawit pelaku membuka celananya sendiri. Setelah itu, pelaku membuka pula celana kedua korban tersebut,” kata AKP Erjan Dasmi.

Dengan posisi berdiri, jelasnya lagi, pelaku mencoba melakukan persetubuhan terhadap kedua korban dengan cara menggesek-gesekan kemaluan pelaku ke kemaluan korban secara bergantian.

Setelah pulang kerumah korban mengadukan perbuatan pelaku pada ibunya. Keekosan harinya, Selasa (10/11) pelaku diamankan oleh perangkat Desa Alue Peunawa dan diserahkan ke Polsek Babahrot seterusnya dilimpahkan ke Polres Abdya untuk penyidikan lebih lanjut.

“Pelaku akan dikenai pasal 76 D Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2014 yo pasal 81 ayat (1) UU RI nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan Peraturan Pemerintah pengganti UU nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan penjara paling lama lima belas tahun, denda paling banyak lima miliar rupiah,” pungkasnya. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT