Cabuli Anak Dibawah Umur, Pria asal Bireun Ditangkap di Banda Aceh

Banda Aceh | AcehJurnal.com – Tim Satreskrim Polresta Banda Aceh membekuk seorang pria berinisial RM (23). Pria asal Bireuen yang menetap rumah singgah, Banda Aceh diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap seorang bocah yang masih berusia 8 tahun, sebut saja Bunga. Perbuatan bejat ini dilakukan tersangka pada akhir Januari 2021 lalu sekira pukul 20.00 WIB.

Kejadian ini diketahui atas laporan korban pada orang tuanya sehingga orang tua dan meminta pertolongan warga setempat untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto melalui Kasatreskrim AKP M Ryan Citra Yudha mengatakan kejadian pelecehan seksual terhadap korban Bunga merupakan yang ketiga kali dilakukan pelaku RM setelah korban lainnya pada tahun 2004 dan 2020 silam.

“Dua korban lainnya pernah dilakukan hal yang sama oleh pelaku, namun pelaku tidak mengetahui persis dan tidak ingat lagi siapa korban tersebut. Kali ini dilakukan terhadap Bunga, dan berakhir disel tahanan Polresta banda Aceh,” kata AKP M. Ryan Citra Yudha pada Selasa (9/2).

Sementara itu, Kanit PPA Ipda Puti Rahmadiani mengatakan kejadian bermula saat pelaku berada diluar rumah. Tiba – tiba melintas korban dengan menggunakan sepeda dan pelaku pun menanyakan kepada korban dimana warung, korban pun menjawab jauh.

“Beberapa saat kemudian, pelaku RM memberikan uang kepada korban sebesar Rp 10 ribu, dan mengajak korban menemani pelaku untuk mengambil handphone milik pelaku yang t

Advertisement

ertinggal didalam kamarnya. Namun korban berhenti sejenak ketika tiba dipintu , dengan bujuk rayuan pelaku, korban masuk kedalam kamar yang dihuni oleh pelaku,” kata Ipda Puti Ramadani.

Sesampai di dalam kamar, nafsu dari pelaku RM mulai memuncak dan merebahkan badannya diatas kasur dengan menghimpit korban. Korban tak mampu melawan karena selain masih belia, tangan korban pada saat itu dipegang oleh pelaku dengan menggunakan tangan sebelah kiri sehingga tangan kanan leluasa untuk melakukan kejahatan.

“Tangan kiri pelaku memengang erat kedua belah tangan korban, sehingga korban tidak dapat melawan saat pelaku memasukkan jari tengan kedalam alat vital korban. Korban mencoba berteriak namun tidak sanggup dan akhirnya korban menangis sekuat – kuatnya karena merasa sakit alat vitalnya digerogoki oleh pelaku selama dua menit,” tambahnya.

Seketika itu korban beranjak keluar dari rumah dan meninggalkan rumah singgah tersebut. Keesokan harinya melaporkan kejadian yang menimpa dirinya kepada orang tua korban.

“Orang tua korban dengan rasa kesal bersama warga langsung menuju ke lokasi tempat tinggal RM dan menangkap RM pada Selasa (2/2) untuk diserahkan kepada pihak berwajib guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Turut diamankan barang bukti celana ponggol berwarna pink,”sebut Puti lagi.

Saat ini pelaku RM meringkuk disel tahanan Polresta Banda Aceh. Pelaku dijerat dengan Pasal 47 Qanun Aceh No. 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat dengan ancaman hukum cambuk sebanyak 90 kali atau denda 900 gram emas murni atau kurungan pejara selama 90 bulan. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT