Cabuli Anak di Bawah Umur Berulang Kali, Oknum Linmas Ditangkap Polresta Banda Aceh

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Seorang oknum anggota Linmas berinisial HF (25) terpaksa digelandang ke Mapolresta Banda Aceh. SH diringkus personel Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Banda Aceh karena telah melakukan persetubuhan dan pencabulan terhadap anak dibawah umur. SH diringkus saat berada sedang berada di salah satu kantor Keuchik di Banda Aceh, Rabu sore (8/7/2020).

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto  melalui Kasatreskrim AKP M Taufiq mengatakan, pelaku merupakan pacar dari korban yang disetubuhinya.

“Kejadian ini terjadi pada awal bulan Agustus 2019 silam, namun sudah berulang kali. Akan tetapi disaat korban meminta pertanggung jawaban , pelaku tidak mau bertanggung jawab atas perilaku yang dilakukan olehnya, sehingga keluarga korban melaporkan ke Polisi,” kata AKP M. Taufiq kepada awak media, Jumat (10/7/2020).

Kasatreskrim AKP M. Taufiq yang didampingi oleh Kanit PPA Ipda Puti Rahmadian mengatakan,  tersangka HF ditangkap sekira pukul 15.00 WIB. Menurutnya, tersangka HF ditangkap setelah melalui proses penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan.

“Tersangka HF (25) merupakan seorang linmas yang telah menyetubuhi p

Advertisement

acarnya sendiri MA (15) di dalam rumah pelaku pada Agustus 2019 silam,” tambah AKP M. Taufiq.

Berdasarkan kronologisnua, korban MA sering bertandang ke rumah pelaku HM untuk bertamu. Ini dikarenakan hubungan antara pelaku dan korban merupakan teman dekat. Setiba di rumah, rumah pelaku dalam keadaan sepi, sehingga pelaku memaksa korban untuk masuk ke dalam kamar korban. Pelaku memaksa korban dengan cara menarik korban. Awalnya, korban sempat menolak dan melawan. Akan tetapi tenaga korban kalah kuat dengan tenaga pelaku sehingga terjadi pencabulan terhadap korban. Perbuatan bejat yang dilakukan pelaku terhadap korban tidak hanya disitu saja, namun sudah berulang kali.

“Korban sering berulang kali dipaksa oleh pelaku,” tambahnya lagi.

Dalam kasus ini, petugas turut mengamankan barang bukti berupa sehelai baju kemeja dan celana jeans berwarna biru milik korban. Kini tersangka telah diamankan di Mapolresta Banda Aceh.

Pelaku dijerat pasal 81 ayat (1) jo pasal 82 ayat (1) Perpu Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua Undang – Undang RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang – Undang RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun kurungan penjara. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT