Buntut PAW Fahlevi dan Tiyong, Miswar Dipolisikan

BANDA ACEH – Dua anggota DPR Aceh Samsul Bahri alias Tiyong dan M Rizal Falevi Kirani melaporkan Sekjen DPP Partai Nanggroe Aceh (PNA) Miswar Fuady ke Polda Aceh. Pelaporan itu terkait dugaan pemalsuan surat pergantian antar waktu (PAW).
“Keduanya melaporkan dugaan tindak pidana pemalsuan surat terkait dengan surat pengajuan PAW anggota DPRA yang diajukan oleh DPP PNA versi Irwandi Yusuf,” kata pengacara keduanya, Imran Mahfudi, dalam keterangan kepada wartawan, Rabu (23/2).

BACA JUGA : Diancam PAW, M Rizal Fahlevi Kirani : Irwandi Yusuf Mau Jadikan PNA sebagai Milik Keluarga

Tiyong dan Falevi membuat laporan dugaan pemalsuan tersebut ke SPKT Polda Aceh. Laporan itu bernomor LPLP/B/75/II/2022/SPKT Polda Aceh tertanggal 23 Februari 2022.
Ada dua orang yang dilaporkan yakni Miswar dan Asiah yang menjabat Ketua X DPP PNA. Imran mengatakan, DPP PNA kubu Irwandi mengajukan dua versi surat ke DPR Aceh pada 4 Februari lalu.
Surat tersebut bernomor 631/DPP-PNA/II/2022 dan Surat DPP PNA Nomor: 632/DPP-PNA/II/2022 bertanggal 2 Februari 2022. Surat versi pertama dikirim ke sekretariat DPR Aceh sekitar pukul 10.00 WIB pagi.
Imran menyebut surat versi kedua diajukan ke DPR Aceh pada pukul 17.00 WIB. Dia menduga, kedua versi surat yang diajukan tersebut bernomor, tanggal, dan perihal yang sama.
“Namun isinya ada perbedaan, kami menduga telah terjadi tindak pidana pemalsuan dalam penerbitan surat tersebut,” jelas Imran.
BACA JUGA : Kisruh Internal PNA, Wak Tar : Hargai Pengorbanan Kami!
“Karena yang menandatangani surat tersebut salah satunya adalah Irwandi Yusuf, sehingga tidak mungkin bisa menandatangani surat antara pukul 10 pagi sampai pukul 17.00 WIB pada tanggal 4 Februari,” lanjut Imran.
Irwandi sendiri saat ini mendekam di LP Sukamiskin karena tersandung kasus korupsi. Imran menyebut, dua orang yang dilaporkan punya peran berbeda.
“Yang mengantarkan surat ke DPRA adalah Asiah dan yang dianggap bertanggung jawab dalam administrasi kepartaian adalah Miswar Fuady,” terang Imran.
Sebelumnya, DPP PNA mengajukan PAW dua anggota DPR Aceh kubu kongres luar biasa (KLB). Keduanya juga dipecat dari PNA.
Dua anggota DPR Aceh yang dikenai PAW adalah Tiyong dan M Rizal Falevi Kirani. Surat pergantian itu diteken Ketua Umum PNA Irwandi Yusuf dan Sekjen Miswar Fuady.
Surat yang ditujukan kepada Ketua DPR Aceh menyebutkan Tiyong dan Falevi dipecat dari PNA berdasarkan hasil rapat harian DPP, Rabu (2/2). Surat itu juga menyebutkan pengganti keduanya. [Detik.com]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT