Bahas Perkembangan Dayah, Disdik Dayah Aceh Berkolaborasi Dengan Kemenang Aceh

Banda Aceh | AcehJurnal.com – Jajaran Dinas Pendidikan Dayah Aceh melakukan audiensi bersama Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia Aceh. Dari jajaran Disdik Dayah Aceh, dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Zahrol Fajri, Kepala UPTD Dayah Perbatasan dan MUQ Pagar Air, Sahlan M. Dian. Sementara dari Kanwil Kemenag Aceh dipimpin oleh H. Iqbal. Rapat digelar pada Senin (31/5/2021) dihelatkan di Aula Lantai 2 Kanwil Kemenag Aceh dengan menerapkan protokol kesehatan.
Turut hadir Kepala Bidang Pemberdayaan Santri Disdik Dayah Aceh, Irwan, Kepala Bidang Pembinaan Sumber Daya Manusia, Disdik Dayah Aceh, Mus Mulyadi, Kepala Bidang PD Pontren  Kanwil Kemenag Aceh, Maisyusri MA dan unsur Kemenag lainnya.
Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Zahrol Fajri saat dikonfirmasi mengatakan, audiensi itu membahas berbagai isu kekinian soal perkembangan dayah. Diantaranya soal pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) dayah serta problematika di empat dayah perbatasan Aceh. Keempat dayah perbatan yang dimaksud, yakni Dayah Perbatasan Minhajussalam kota Subulussalam, Dayah Perbatasan Darul Amin Kabupaten Aceh Tenggara, Dayah Perbatasan Manarul Islam Kabupaten Aceh Tamiang dan Dayah Perbatasan Safinatussalamah Kabupaten Aceh Singkil.
“Saat ini kita telah merencanakan beberapa program kemandirian dan life skill bagi santri dayah. Tujuannya agar setiap santri yang telah lulus di dayah mempunyai ketrampilan sehingga bisa membantu perekonomian mereka,” kata Zahrol Fajri.
Zahrol memaparkan, pelatihan lifeskill santri yang pernah dilaksanakan sebelumnya seperti menjahit, pelatihan komputer, pelatihan jurnalistik, dan beberapa pelatihan lainnya. Sehingga ke depannya diharapkan dapat bermanfaat terhadap pengembangan diri santri dayah. Zahrol berharap, pelatihan ini juga sebagai pembekalan awal bagi santri untuk mengembangkan minat dan bakat. Nantinya mereka tidak hanya dibekali ilmu agama, namun juga memiliki keterampilan ilmu lainnya yang mumpuni.
Advertisement

“Apalagi nanti dalam menjalankan aktivitas ekonomi nya berlandaskan nilai-nilai agama,” kata Zahrol Fajri.
Mantan Kepala Biro Isra ini juga berharap adanya dukungan serta saran dan masukan positif dari Kanwil Kemenag Aceh guna mendukung terwujudnya program tersebut. Sebagai mitra kerja, katanya lagi, silaturrahim ini sangatlah penting. Karena, segala aktifitas tidak mampu dilaksanakan tanpa adanay dukungan dari pihak manapun.
“Dengan segala keterbatasan tentu kami tidak mampu menjalanlankan sendiri visi dan misi yang sulit ini. Kami harapkan kolaborasinya antara Dinas Dayah dan Kanwil Kemenag Aceh dalam memajukan dayah-dayah di Aceh,” ujar Zahrol Fajri.
Sebagai penutup, Zahrol Fajri juga  meminta kepada kanwil Kemenag Aceh untuk dapat memudahkan terkait izin operasional sekolah di dalam dayah yang ada di empat perbatasan Aceh. Menurutnya, harus ada persamaan persepsi serta seiya dan sekata dalam mendukung segala kelancaran di empat dayah perbatasan Aceh tersebut.
“Kita harus seiya dan sekata sehingga kendala-kendala administrasi tidak perlu terjadi sehingga kita bisa fokus untuk mendidik ilmu agama bagi anak-anak kita di perbatasan,” pungkasnya. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT