HomeEkonomiAnak Muda Ini Ungkap Alasan Aceh Tidak Berkonflik Lagi

Anak Muda Ini Ungkap Alasan Aceh Tidak Berkonflik Lagi

ACEHJURNAL.COM – Aceh kini telah menikmati kedamaian selama lebih dari 15 tahun pasca penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Helsinki pada 2005 yang mengakhiri konflik bersenjata antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Pemerintah Republik Indonesia. Meskipun sempat ada beberapa kali kekerasan skala kecil di beberapa daerah, Aceh tidak lagi dilanda konflik besar seperti sebelumnya.

Hal ini menarik mengingat banyak daerah pascakonflik di dunia cenderung kembali ke konflik dalam rentang waktu 5-10 tahun. Menurut penelitian Paul Collier pada 2003, 50% daerah pascakonflik di dunia kembali berkonflik dalam 5-10 tahun pasca perdamaian. Namun Aceh telah bertahan damai hingga lebih dari 15 tahun.

Dalam sebuah video di kanal Youtube Sagoe TV, Danil Akbar Taqwadin, seorang dosen dan aktivis pemuda asal Aceh, mengungkapkan salah satu alasan mengapa Aceh bisa tetap damai hingga kini. Menurutnya, budaya ngopi di Aceh telah membantu mengembalikan rasa saling percaya (trust) di antara masyarakat pascakonflik.

Ngopi merupakan bagian dari upaya untuk membangun kembali modal sosial yang hancur akibat konflik. Dengan duduk bersama menikmati kopi dan mengobrol santai, masyarakat bisa saling mengenal dan memperkuat rasa saling percaya sebagai fondasi perdamaian. Menurut Danil, inilah salah satu faktor Aceh bisa terhindar dari ‘jebakan konflik’ seperti banyak daerah pascakonflik lainnya.

Di sisi lain, Danil melihat tantangan baru di kalangan generasi muda Aceh saat ini yang sebagian besar tidak mengetahui sejarah konflik daerahnya sendiri. Mereka tumbuh dalam kedamaian sehingga menganggap konflik masa lalu hanya seperti dongeng. Menurut Danil, upaya penyadaran sejarah dan perdamaian perlu digiatkan, baik melalui pendidikan formal maupun program-program kreatif lainnya agar generasi muda terus menjaga perdamaian yang telah dirintis oleh generasi sebelumnya.

Dengan demikian, budaya ngopi yang memperkuat modal sosial dan penyadaran sejarah perdamaian kepada generasi muda menjadi kunci agar Aceh tetap menikmati perdamaian jangka panjang pasca konflik. Semoga kedamaian dan kesejahteraan semakin dirasakan seluruh masyarakat Aceh di masa mendatang.

Stay Connected

16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News