HomeDaerahDitunjuk sebagai Kapolda Aceh, Brigjen Pol Marzuki Minta Doa dan Restu Ulama

Ditunjuk sebagai Kapolda Aceh, Brigjen Pol Marzuki Minta Doa dan Restu Ulama

BANDA ACEH – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi menunjuk Brigjen Pol Marzuki Ali Basyah sebagai Kapolda Aceh menggantikan Irjen Pol Achmad Kartiko. Penunjukan ini sebagaimana tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor : ST/1764/VIII/KEP./2025 tertanggal 5 Agustus 2025.

Irjen Achmad Kartiko dimutasi sebagai Pati Bareskrim Polri dalam penugasan luar struktur. Sementara penggantinya, Brigjen Marzuki, sebelumnya menjabat sebagai Pati Bareskrim Polri yang ditugaskan di Badan Narkotika Nasional (BNN). Ia juga pernah memimpin BNN Provinsi Aceh pada tahun 2024.

Dalam pernyataan resminya, Marzuki menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan kepadanya. Putra asli Tangse, Kabupaten Pidie ini turut berterima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Aceh atas doa dan dukungannya. Amanah ini akan saya emban dengan penuh tanggung jawab demi keamanan dan ketertiban di Bumi Serambi Mekkah,” ucap Brigjen Pol Marzuki Ali Basyah kepada AcehJurnal.com via telepon seluler, Rabu (6/8/2025).

BACA JUGA :

Marzuki Ali Basyah Dinilai Tepat Isi Jabatan Wakapolda Aceh

Resmi Bertugas di Mabes Polri, Kombes Pol Marzuki : Saya Tak Melupakan Kampung Halaman

Menembus Pedalaman Aceh Besar, Offroader Sosoalisasikan Vaksinasi Heart to Heart

Ia juga menyampaikan penghargaan dan rasa hormat kepada para ulama Aceh yang selama ini terus memberikan nasihat serta doa dalam mengemban amanah tersebut.

“Doa para ulama adalah kekuatan bagi kami. Sinergi antara kepolisian dan alim ulama akan terus kami jaga demi membangun Aceh yang aman, damai, dan sejahtera,” tambahnya.

Marzuki berkomitmen untuk melanjutkan program-program positif yang telah dirintis pendahulunya, serta memperkuat pendekatan humanis dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian.

“Ucapan terima kasih juga kepada Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf atau Mualem dan segenap lapisan masyarakat Aceh. Mohon doa dan dukungannya sekali lagi. Karena membangun Aceh itu tidak sanggup saya bersama Mualem atau lainnya. Tapi juga butuh dukungan dari segenap lapisan masyarakat Aceh,” pungkasnya. []

Stay Connected

16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News