Viral Setelah Ibu Melahirkan Dirujuk Naik Boat, DPRA Sorot Pemkab Aceh Besar

Banda Aceh | Pemerintah Kabupaten Aceh Besar akan membeli ambulans laut tahun ini. Kebijakan ini diambil setelah warga di Kecamatan Pulo Aceh dirujuk ke rumah sakit menggunakan kapal nelayan.

Peristiwa ini bermula saat pasien bernama Darmayanti dibawa ke RS menggunakan kapal nelayan untuk mendapatkan penanganan usai melahirkan. Aksi ini viral di media sosial.

Dalam video tersebut, Darmayanti tampak terbaring lemas di atas perahu dengan tangan terpasang selang infus. Di sisi kiri dan kanan Darmayanti, tampak dua bidan duduk mengawasinya. Untuk menghindari sinar matahari, kain dibentangkan sebagai atap kapal.

Pada bagian belakang kapal, ada dua pria yang duduk. Satu di antara pria itu sibuk menguras air laut yang masuk ke perahu.

Peristiwa itu terjadi saat pihak Puskesmas Pulo Aceh merujuk Darmayanti ke Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) di Banda Aceh. Kepala Puskesmas Pulo Aceh Misriadi, mengatakan, perempuan asal Desa Serapong, Pulau Breuh, itu dirujuk ke rumah sakit setelah melahirkan bayinya di bidan Puskesmas, Rabu (10/3) lalu sekitar pukul 14.30 WIB.

“Kalau ari-arinya tidak lahir memang harus rujuk, karena di puskesmas fasilitas kurang,” kata Misriadi kepada wartawan.

Jarak tempuh dari pulau terluar itu ke Banda Aceh sekitar 1,5 jam. Selama ini, pasien dari sana dirujuk menggunakan kapal nelayan.

Anggota DPR Aceh (DPRA) Sulaiman menyoroti kerja Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali. Sulaiman mendorong penyediaan a

Advertisement

mbulans laut.

“Bupati Aceh Besar jangan melihat sebelah mata saudara saya di Pulau Aceh. Mereka juga orang yang telah mengantarkan sebagai orang nomor satu di Aceh Besar,” kata Sulaiman kepada wartawan, Jumat (12/3).

“Untuk tahun anggaran 2021 dalam momentum perubahan anggaran tahun ini harus diusul pembelian ambulans laut,” kata Sulaiman

Sulaiman menilai ambulans laut sangat diperlukan masyarakat Pulo Aceh untuk membawa pasien rujukan ke Banda Aceh. Dia menilai warga di sana masih luput dari perhatian pemerintah, baik Pemerintah Aceh maupun Pemkab Aceh Besar.

“Saya berharap kepada Pak Gubernur untuk segera dalam tahun ini menganggarkan anggaran untuk pengadaan ambulans laut bagi masyarakat Pulau Aceh. Harganya sekitar Rp 1,8 miliar sampai Rp 2 miliar per unit,” jelas politikus Partai Aceh itu.

Merespons peristiwa ini, Pemkab Aceh Besar menyebut pihaknya akan membeli ambulans laut. Pemkab Aceh Besar menyebut telah menganggarkan dana sebesar Rp 1 miliar untuk membeli ambulans laut.

“Anggaran sekitar Rp 1 miliar, untuk tahun ini rencana dibeli satu ambulans laut,” kata Kabag Humas dan Protokol Setdakab Aceh Besar, Muhajir saat dimintai konfirmasi detikcom, Jumat (12/3/2021).

Muhajir mengatakan pengadaan ambulans laut bakal direalisasi tahun ini. Tender pembelian bakal segera dilakukan melalui unit layanan pengadaan.

“Estimasi sekitar bulan 6 atau 7 sudah ada boat ambulans bila tidak ada halangan dalam tender dan pekerjaan,” jelas Muhajir.[]

Sumber : DETIK

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT